Sudah Diakui 150 Negara, Syarat Apa Lagi untuk Palestina Jadi Negara?

Selasa, 23 September 2025 - 09:09 WIB
loading...
A A A
1. Populasi permanen, yakni adanya penduduk yang tinggal secara terus-menerus.
2. Wilayah yang ditentukan, yakni ada wilayah geografis yang jelas.
3. Pemerintahan yang efektif, yakni ada struktur pemerintahan yang mengatur dan menjalankan fungsi pemerintahan.
4. Kemampuan untuk menjalin hubungan dengan negara lain, yang mencakup diplomasi dan pengakuan oleh negara lain.

Dari empat kriteria itu, Palestina sudah memenuhi kriteria meski wilayah geografisnya saat ini masih diduduki Israel, terutama Tepi Barat. Kriteria wilayah ini yang rawan, karena para menteri sayap kanan Israel mendesak pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Tepi Barat untuk mengubur mimpi Negara Palestina.

Pengakuan oleh negara lain merupakan aspek penting karena membantu memperoleh legitimasi internasional dan akses ke organisasi internasional. Namun pengakuan ini tidak secara otomatis menjamin status sebagai anggota penuh dari PBB atau badan internasional tertentu.

Syarat Palestina Menjadi Anggota PBB


Status Palestina di PBB sekarang ini adalah pengamat, belum menjadi anggota penuh PBB. Syarat menjadi anggota penuh PBB antara lain:

1. Harus ada rekomendasi dari Dewan Keamanan PBB.
2. Mendapat persetujuan dari Majelis Umum PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved