Antisipasi Serangan Nuklir AS, Kim Jong-un Kembangkan Senjata Rahasia

Selasa, 23 September 2025 - 03:05 WIB
loading...
Antisipasi Serangan...
Kim Jong-un mengembangkan senjata nuklir. Foto/X
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengisyaratkan bahwa negaranya telah mengembangkan "senjata rahasia". Itu digunakan untuk memperkuat pencegahan terhadap AS dan sekutunya.

Dalam pidato yang disiarkan oleh kantor berita pemerintah KCNA pada hari Senin, Kim mengatakan Pyongyang harus "terus mengumpulkan kekuatan yang lebih tangguh yang mampu menangkal semua ancaman militer," dan menuduh Washington dan sekutunya mengganggu stabilitas kawasan dengan melakukan "tindakan provokatif yang semakin meningkatkan ketegangan" dan mengabaikan kekhawatiran keamanan Korea Utara.

Untuk mengimbangi ancaman yang dirasakan, Korea Utara telah "memperoleh senjata rahasia baru dan telah mencapai sejumlah besar pencapaian penelitian dalam ilmu pertahanan," kata Kim, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Ia menambahkan bahwa Pyongyang juga "berhasil membangun poros strategis untuk menjaga kedaulatan maritim dengan memproduksi kapal perusak yang mampu menjalankan berbagai misi militer maritim."

Komentarnya muncul setelah Korea Utara mengatakan awal bulan ini bahwa mereka telah menyelesaikan uji coba darat terakhir dari mesin berbahan bakar padat yang ditujukan untuk rudal balistik antarbenua Hwasong-20, senjata yang berpotensi mencapai daratan AS.

Baca Juga: 3 Alasan Spanyol Akui Palestina sebagai Sebuah Negara

Pekan lalu, Kim juga mengawasi uji coba pesawat nirawak serang taktis yang dikenal sebagai Kumsong dan pesawat pengintai strategis nirawak. Pada bulan Maret, ia mengamati uji coba "pesawat nirawak bunuh diri" bertenaga AI.

Dalam pidatonya, Kim juga menegaskan kembali kritiknya terhadap konsep "denuklirisasi bertahap", menekankan bahwa "kami tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklir kami", sambil mencatat bahwa status nuklir Korea Utara adalah "hukum nasional".

Pada saat yang sama, ia menyampaikan nada damai, dengan mengatakan jika AS meninggalkan apa yang disebutnya “obsesi sia-sia terhadap denuklirisasi dan mengakui kenyataan,” kedua negara akan memiliki kesempatan untuk menjalin hubungan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved