Ini 4 Alasan Australia Mengakui Negara Palestina

Senin, 22 September 2025 - 16:18 WIB
loading...
Ini 4 Alasan Australia...
Australia memiliki alasan khusus memberikan pengakuan kepada negara Palestina. Foto/X/@HenMazzig
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membela keputusan pemerintahnya untuk mengakui negara Palestina. Itu dilakukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam langkah tersebut sebagai "hadiah yang absurd bagi terorisme."

Sebuah konferensi internasional tingkat tinggi untuk penyelesaian damai masalah Palestina dan implementasi solusi dua negara akan diadakan di New York pada hari Senin.

Lebih banyak negara, termasuk Prancis, diperkirakan akan secara resmi mengakui negara Palestina selama pertemuan tingkat tinggi minggu ini.

Namun, terlepas dari berapa banyak negara yang mengakui kenegaraan Palestina, keanggotaan penuh PBB tetap bergantung pada persetujuan Dewan Keamanan PBB, di mana AS memegang hak veto. Pada tahun 2012, Palestina diberikan status negara pengamat non-anggota di PBB.

Ini 4 Alasan Australia Mengakui Negara Palestina

1. Mengakhiri Posisi Bipartisan

"Australia telah mengemukakan posisi dalam mengakui Palestina yang konsisten dengan apa yang telah lama menjadi posisi bipartisan di Australia. Kami mendukung solusi dua negara," ujarnya, berbicara kepada para wartawan di PBB di New York.

Albanese mencatat bahwa Australia memainkan "peran positif" ketika PBB membentuk negara Israel pada tahun 1948, menekankan bahwa "pembentukan dua negara adalah apa yang dibayangkan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved