Pengakuan Negara Palestina Menguat, Inggris Ancam Israel agar Tidak Balas Dendam

Senin, 22 September 2025 - 14:32 WIB
loading...
A A A
Dalam resolusi tiga halaman, Asosiasi Cendekiawan Genosida Internasional (IAGS) memaparkan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh Israel selama perang 22 bulan yang diakuinya sebagai genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sekitar 65.000 orang tewas dalam serangan Israel di Gaza dalam perang yang telah berlangsung hampir dua tahun.

Para pakar kesehatan yang didukung PBB juga telah menyatakan terjadinya kelaparan di Kota Gaza.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan laporan genosida tersebut didasarkan pada "kebohongan Hamas" dan penelitian yang buruk, menyebutnya sebagai "memalukan bagi profesi hukum".

Netanyahu telah berulang kali membantah adanya kelaparan di Gaza dan mengatakan bahwa jika terjadi kelaparan, itu adalah kesalahan lembaga bantuan dan Hamas.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan Inggris tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu akan membantu membuka jalan bagi "negara Palestina untuk hidup berdampingan dengan negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik".

Palestina saat ini diakui sebagai sebuah negara oleh sekitar 75% dari 193 negara anggota PBB, tetapi tidak memiliki batas wilayah, ibu kota, atau militer yang disepakati secara internasional - sehingga pengakuan tersebut sebagian besar bersifat simbolis.

Solusi dua negara mengacu pada pembentukan negara Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, secara umum sejalan dengan garis-garis yang ada sebelum perang Arab-Israel 1967.

Akibat pendudukan militer Israel di Tepi Barat, Otoritas Palestina, yang dibentuk setelah perjanjian damai pada tahun 1990-an, tidak sepenuhnya mengendalikan tanah atau rakyatnya. Di Gaza, di mana Israel juga merupakan kekuatan pendudukan, Hamas telah menjadi penguasa tunggal sejak 2007.

Para menteri Inggris telah menyoroti perluasan permukiman Israel yang terus berlanjut di Tepi Barat yang diduduki, yang ilegal menurut hukum internasional, sebagai faktor kunci dalam keputusan untuk mengakui kenegaraan Palestina.

Mohammed Jarrar, wali kota Jenin, Tepi Barat, mengatakan kepada BBC bahwa "pemerintah Israel ini ingin mencaplok Tepi Barat" - tetapi menekankan bahwa pengakuan itu penting karena "meneguhkan fakta bahwa rakyat Palestina memiliki sebuah negara, meskipun berada di bawah pendudukan".

Netanyahu mengulangi niatnya pada hari Minggu, dengan mengatakan, "Kami menggandakan permukiman Yahudi di Yudea dan Samaria [Tepi Barat] dan kami akan melanjutkan langkah ini."

Menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir, menanggapi berita tersebut dengan menyerukan agar Israel mencaplok Tepi Barat dan membubarkan Otoritas Palestina.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved