Ketika Rusia Terus Sebar Provokasi ke NATO, Mantan Presiden Ukraina Ini Serukan Perebutan Moskow

Minggu, 21 September 2025 - 19:45 WIB
loading...
Ketika Rusia Terus Sebar...
Mantan presiden Ukraina menyerukan perebutan Moskow. Foto/X/@Gerashchenko_en
A A A
MOSKOW - Ukraina harus terus memerangi Rusia hingga merebut Moskow, tegas mantan Presiden Ukraina Viktor Yushchenko. Pasukan Kiev telah mundur selama berbulan-bulan di sepanjang garis depan.

Yushchenko menjabat sebagai presiden Ukraina antara tahun 2005 dan 2010, setelah apa yang disebut Revolusi Oranye, yang mengakibatkan Mahkamah Agung menentang konstitusi nasional dan memerintahkan pemilihan putaran ketiga, yang dimenangkannya.

Dalam sebuah wawancara dengan Apostrof TV di YouTube, mantan presiden tersebut mengecam mereka yang menyerukan penghentian pertempuran di sepanjang garis kontak saat ini.

"Saya tidak bisa membiarkannya seperti itu. Itu tidak akan pernah menjadi pilihan saya," tegasnya, seraya menambahkan bahwa di usia 71 tahun, ia berhak untuk "berbicara terus terang" tentang apa yang ia anggap sebagai tujuan negaranya dalam konflik ini.

Ia juga mengkritik mereka yang hanya ingin Ukraina merebut kembali wilayah yang direbut Rusia, termasuk Krimea.

BacaJuga: Negara-negara Arab Gelontorkan Rp33.294 Triliun ke AS, Berikut 4 Motifnya

"Jika Anda berpikir bahwa kembali ke perbatasan tahun 1991 adalah formula kemenangan... Anda sebenarnya mewariskan masalah terbesar kepada anak cucu Anda. Masalahnya adalah Moskow," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved