Jacinda Ardern: Genosida Terjadi Setiap Hari di Hadapan Kita di Gaza
Minggu, 21 September 2025 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
"Kita mungkin hidup di dunia yang dilanda krisis kemanusiaan, tetapi kita harus melawan angka dehumanisasi."
Rezim Zionis Israel menolak narasi genosida atas perang brutalnya di Gaza. Sikapnya tersebut didukung sekutu utamanya, Amerika Serikat, yang sudah keenam kalinya memveto resolusi gencatan senjata Gaza dalam forum Dewan Keamanan PBB.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah melakukan genosida di Gaza, menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Serangan tersebut telah menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi dan menyebabkan kelaparan yang telah merenggut nyawa sedikitnya 435 orang, termasuk 147 anak-anak.
Selama lebih dari empat tahun menjabat sebagai perdana menteri Selandia Baru, Ardern menuai pujian atas penanganannya terhadap epidemi Covid, sebelum meninggalkan jabatannya pada tahun 2023. Kini, dia bersuara menentang perang di Gaza dan Ukraina.
Rezim Zionis Israel menolak narasi genosida atas perang brutalnya di Gaza. Sikapnya tersebut didukung sekutu utamanya, Amerika Serikat, yang sudah keenam kalinya memveto resolusi gencatan senjata Gaza dalam forum Dewan Keamanan PBB.
Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah melakukan genosida di Gaza, menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Serangan tersebut telah menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi dan menyebabkan kelaparan yang telah merenggut nyawa sedikitnya 435 orang, termasuk 147 anak-anak.
Selama lebih dari empat tahun menjabat sebagai perdana menteri Selandia Baru, Ardern menuai pujian atas penanganannya terhadap epidemi Covid, sebelum meninggalkan jabatannya pada tahun 2023. Kini, dia bersuara menentang perang di Gaza dan Ukraina.
(mas)
Lihat Juga :