Portugal akan Akui Negara Palestina, Bersama Australia, Kanada, Prancis, dan Inggris

Sabtu, 20 September 2025 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Sebanyak 65.141 orang telah tewas dan 165.925 orang terluka sejak serangan Israel dimulai pada Oktober 2023. Ribuan lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan.

Pemerintah Portugal pertama kali mengumumkan niatnya mengakui Palestina sebagai negara pada bulan Juli, dengan alasan "perkembangan konflik yang sangat mengkhawatirkan", serta krisis kemanusiaan dan ancaman berulang Israel untuk mencaplok tanah Palestina.

Sebelumnya pada hari Jumat, seorang penasihat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Andorra, Australia, Belgia, Luksemburg, Malta, dan San Marino berencana mengakui Negara Palestina bersama Prancis pada pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan bersama dengan Arab Saudi di New York pada hari Senin.

Kanada dan Inggris juga menyatakan niat mereka untuk melakukan hal yang sama.

Mereka akan bergabung dengan sekitar 147 negara, mewakili 75% anggota PBB, yang telah mengakui negara Palestina per April tahun ini.

Portugal juga termasuk di antara 145 negara yang memberikan suara pada hari Jumat untuk menciptakan opsi bagi Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk berpidato di Majelis Umum PBB di New York pekan depan melalui video, setelah Amerika Serikat menolak visanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved