Wabah Amuba Pemakan Otak Tewaskan 19 Orang di India
Sabtu, 20 September 2025 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya ketika wabah terkonsentrasi dalam klaster yang terkait dengan satu sumber air, kami tidak melihat klaster yang terkait dengan satu sumber air," ujar George kepada NDTV News.
Dia menjelaskan, “Ini adalah kasus-kasus tunggal dan terisolasi, yang telah mempersulit investigasi epidemiologi kami.”
Ia juga menekankan pentingnya respons medis yang cepat. “Deteksi dini adalah kuncinya,” ujarnya, seraya mencatat tingkat kelangsungan hidup Kerala sebesar 24% jauh lebih tinggi daripada rata-rata global yang kurang dari 3%.
Keberhasilan relatif ini, tambahnya, berkat diagnosis yang tepat waktu dan penggunaan obat antiparasit miltefosin.
Seorang dokter pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa jumlah kasus masih kecil, tetapi “tes sedang dilakukan dalam skala besar di seluruh negara bagian untuk mendeteksi dan mengobati kasus.”
Dia menjelaskan, “Ini adalah kasus-kasus tunggal dan terisolasi, yang telah mempersulit investigasi epidemiologi kami.”
Ia juga menekankan pentingnya respons medis yang cepat. “Deteksi dini adalah kuncinya,” ujarnya, seraya mencatat tingkat kelangsungan hidup Kerala sebesar 24% jauh lebih tinggi daripada rata-rata global yang kurang dari 3%.
Keberhasilan relatif ini, tambahnya, berkat diagnosis yang tepat waktu dan penggunaan obat antiparasit miltefosin.
Seorang dokter pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa jumlah kasus masih kecil, tetapi “tes sedang dilakukan dalam skala besar di seluruh negara bagian untuk mendeteksi dan mengobati kasus.”
Lihat Juga :