Kerusuhan Besar Pecah di Prancis, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Demonstran Mengamuk

Jum'at, 19 September 2025 - 21:14 WIB
loading...
Kerusuhan Besar Pecah...
Kerusuhan besar pecah di Paris, Prancis. Foto/rt
A A A
PARIS - Polisi menembakkan gas air mata di Paris, Nantes, dan Lyon pada hari Kamis (18/9/2025) ketika para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat penegak hukum selama aksi mogok di seluruh Prancis menentang usulan langkah-langkah penghematan. Ratusan ribu orang bergabung dalam demonstrasi tersebut.

Mereka menentang pemotongan anggaran yang diusulkan Perdana Menteri baru pilihan Presiden Emmanuel Macron, Sebastien Lecornu.

Para pengunjuk rasa menuntut pajak yang lebih tinggi bagi orang kaya, lebih banyak dana untuk layanan publik, dan pembatalan reformasi pensiun.

Rekaman menunjukkan kerumunan orang mengibarkan bendera, meneriakkan slogan-slogan, bernyanyi, dan bertepuk tangan sementara asap dari suar mengepul di atas gedung-gedung di dekatnya.

Demonstrasi tersebut menargetkan pemotongan anggaran yang diumumkan selama musim panas oleh Perdana Menteri saat itu, Francois Bayrou, sebesar 44 miliar euro (USD52 miliar) dari anggaran tahun depan.

Proposal tersebut mencakup pembekuan tarif pajak, tunjangan sosial, dan pensiun, serta menjadikan Hari Kemenangan pada 8 Mei dan Senin Paskah sebagai hari kerja.

Pemerintahannya digulingkan pada 8 September setelah parlemen menolak rencana tersebut, memicu krisis politik yang membawa Lecornu berkuasa.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan lebih dari 180 orang ditangkap sementara 80.000 polisi dan polisi, termasuk unit anti huru hara dan kendaraan lapis baja, dikerahkan di seluruh negeri.

Petugas di Paris menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa berpakaian hitam yang melemparkan botol dan batu, dan juga berupaya merusak bank.

Bentrokan singkat dilaporkan di Nantes dan Lyon, di mana tiga orang dilaporkan terluka.

Sekitar satu juta orang berpartisipasi di seluruh negeri, menurut kelompok serikat pekerja CGT, sementara pejabat pemerintah memperkirakan angkanya mendekati 500.000.

Pihak berwenang memperkirakan 55.000 orang berunjuk rasa di Paris saja.

Di ibu kota, layanan metro sebagian besar beroperasi pada jam sibuk dan kereta api regional terganggu, menambah suasana kacau, meskipun jalur kereta api berkecepatan tinggi beroperasi normal.

Serikat pekerja mengatakan hingga 45% guru mogok, sementara Kementerian Pendidikan melaporkan angka yang lebih rendah.

Baca juga: Komunikasi Lumpuh di Kota Gaza, 800.000 Warga Palestina Terisolir seiring Gempuran Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Kevin Diks Janjikan...
Kevin Diks Janjikan Darah dan Air Mata untuk Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved