Putin Sebut Pemimpin Rusia Berikutnya Harus Veteran Perang Ukraina
Jum'at, 19 September 2025 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Perang terus berlanjut meskipun ada desakan dari Presiden AS Donald Trump untuk menengahi kesepakatan damai.
Rusia telah merebut sekitar seperlima wilayah Ukraina sejauh ini. Rusia menolak tawaran gencatan senjata dari Ukraina, dengan mengatakan lebih memilih untuk langsung mencapai kesepakatan.
Namun, masih ada dua poin perbedaan utama, yaitu konsesi teritorial dan arsitektur keamanan Ukraina di masa depan, yang tidak mudah didamaikan.
Rusia mengatakan pihaknya melancarkan invasi untuk menghalangi ambisi Ukraina bergabung dengan NATO—yang dianggapnya sebagai ancaman keamanan utama—dan untuk melindungi etnis Rusia dari apa yang disebutnya sebagai penganiayaan di Ukraina.
Namun Ukraina menuduh Rusia melakukan perang penaklukan ala kekaisaran, serta berusaha menghapus kedaulatan dan identitas Ukraina dengan menyerahkan negara itu di bawah kendali Moskow.
Rusia telah merebut sekitar seperlima wilayah Ukraina sejauh ini. Rusia menolak tawaran gencatan senjata dari Ukraina, dengan mengatakan lebih memilih untuk langsung mencapai kesepakatan.
Namun, masih ada dua poin perbedaan utama, yaitu konsesi teritorial dan arsitektur keamanan Ukraina di masa depan, yang tidak mudah didamaikan.
Rusia mengatakan pihaknya melancarkan invasi untuk menghalangi ambisi Ukraina bergabung dengan NATO—yang dianggapnya sebagai ancaman keamanan utama—dan untuk melindungi etnis Rusia dari apa yang disebutnya sebagai penganiayaan di Ukraina.
Namun Ukraina menuduh Rusia melakukan perang penaklukan ala kekaisaran, serta berusaha menghapus kedaulatan dan identitas Ukraina dengan menyerahkan negara itu di bawah kendali Moskow.
(mas)
Lihat Juga :