AS Ancam Kanada Jika Tak Beli Jet Tempur Siluman F-35
Kamis, 18 September 2025 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Para pendukung pembelian dua jenis pesawat yang berbeda ini menunjukkan bahwa dengan janji Carney untuk meningkatkan anggaran pertahanan secara besar-besaran, militer Kanada akan memiliki dana untuk mengoperasikan armada udara tambahan. Selain itu, para pendukung Gripen berpendapat bahwa pesawat tersebut lebih cocok untuk kondisi Arktik dan beroperasi dari lapangan udara yang sulit di ujung utara dibandingkan F-35.
Sejak Carney memerintahkan peninjauan tersebut, telah terjadi perkembangan tambahan. Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) AS, sebuah organisasi pengawas Kongres, mengungkapkan pada 3 September bahwa program jet tempur F-35 menghadapi lebih banyak penundaan dan kenaikan biaya.
Permasalahan berpusat pada versi F-35 Blok 4, tipe spesifik yang direncanakan akan dibeli Kanada. Blok 4 setidaknya melebihi anggaran sebesar USD6 miliar dan terlambat lima tahun dari jadwal, menurut laporan GAO.
"Namun, setelah hampir 20 tahun produksi pesawat, program F-35 terus menjanjikan terlalu banyak dan kurang memberikan hasil," demikian pernyataan GAO.
Ketika ditanya tentang laporan AS, Tétreault, mencatat dalam sebuah email bahwa Departemen Pertahanan Nasional Kanada akan terus memantau situasi.
F-35 dipandang oleh perwira Angkatan Udara Kanada sebagai pembelian penting karena memungkinkan mereka untuk berintegrasi secara mulus dengan rekan-rekan mereka di AS. Pesawat ini juga semakin mengikat Kanada ke dalam sistem militer Amerika karena AS mengendalikan semua pemutakhiran perangkat lunak pada pesawat dan memiliki suku cadang untuk pesawat tersebut, bahkan yang akan disimpan di Kanada.
Namun, beberapa pensiunan pemimpin militer Kanada mempertanyakan pembelian F-35. Letnan Jenderal (Purn) Yvan Blondin, jenderal Angkatan Udara yang awalnya merekomendasikan Kanada, membeli F-35, mengatakan pembelian tersebut seharusnya tidak lagi dilanjutkan sesuai rencana karena AS telah menjadi tidak dapat dipercaya.
Sejak Carney memerintahkan peninjauan tersebut, telah terjadi perkembangan tambahan. Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) AS, sebuah organisasi pengawas Kongres, mengungkapkan pada 3 September bahwa program jet tempur F-35 menghadapi lebih banyak penundaan dan kenaikan biaya.
Permasalahan berpusat pada versi F-35 Blok 4, tipe spesifik yang direncanakan akan dibeli Kanada. Blok 4 setidaknya melebihi anggaran sebesar USD6 miliar dan terlambat lima tahun dari jadwal, menurut laporan GAO.
"Namun, setelah hampir 20 tahun produksi pesawat, program F-35 terus menjanjikan terlalu banyak dan kurang memberikan hasil," demikian pernyataan GAO.
Ketika ditanya tentang laporan AS, Tétreault, mencatat dalam sebuah email bahwa Departemen Pertahanan Nasional Kanada akan terus memantau situasi.
F-35 dipandang oleh perwira Angkatan Udara Kanada sebagai pembelian penting karena memungkinkan mereka untuk berintegrasi secara mulus dengan rekan-rekan mereka di AS. Pesawat ini juga semakin mengikat Kanada ke dalam sistem militer Amerika karena AS mengendalikan semua pemutakhiran perangkat lunak pada pesawat dan memiliki suku cadang untuk pesawat tersebut, bahkan yang akan disimpan di Kanada.
Namun, beberapa pensiunan pemimpin militer Kanada mempertanyakan pembelian F-35. Letnan Jenderal (Purn) Yvan Blondin, jenderal Angkatan Udara yang awalnya merekomendasikan Kanada, membeli F-35, mengatakan pembelian tersebut seharusnya tidak lagi dilanjutkan sesuai rencana karena AS telah menjadi tidak dapat dipercaya.
(mas)
Lihat Juga :