Iran Gantung Warganya atas Tuduhan Jadi Mata-mata Mossad sejak 2022

Kamis, 18 September 2025 - 11:39 WIB
loading...
A A A
"Mereka tidak memiliki bukti yang memberatkannya, dan mereka bahkan belum memberikan kunjungan terakhir kepada keluarganya, yang biasanya dilakukan sebelum eksekusi," katanya.

Selama penahanannya, pihak berwenang menempatkan Shahbazi di sel bersama seorang tahanan yang merupakan anggota ISIS.

"Seolah-olah mereka sengaja ingin dia dibunuh di penjara. Ketika keluarganya mengunjunginya beberapa hari kemudian, kedua matanya memar," kata sumber tersebut.

Shahbazi dipaksa untuk menulis pengakuan yang didiktekan dengan janji bahwa hukuman matinya akan diringankan menjadi tiga tahun jika dia menandatanganinya di depan pengacaranya, menurut sumber tersebut.

"Dia menolak menandatangani karena dia tidak melakukan hal-hal itu. Mereka bahkan menyelipkan halaman-halaman yang bukan tulisannya dan memintanya untuk menandatangani, tetapi dia tidak melakukannya. Meskipun demikian, pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepadanya berdasarkan catatan dikte yang tidak ditandatangani," lanjut sumber tersebut.

Sumber itu mengatakan pihak berwenang juga mengandalkan pernyataan paksa dari Esmail Fekri, yang dieksekusi pada bulan Juni setelah dihukum karena menjadi mata-mata untuk Israel. Kelompok-kelompok hak asasi manusia juga menggambarkan persidangannya tidak adil.

"Mereka mengatakan kepadanya jika dia mengaku melawan Babak (Shahbazi), mata uang kripto miliknya akan dikembalikan kepadanya. Dia bahkan kemudian menulis surat yang menyatakan bahwa dia dipaksa untuk membuat pengakuan itu," kata sumber tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Eagle 44, Pangkalan...
Eagle 44, Pangkalan Bawah Tanah Iran jadi Momok bagi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved