7.500 Warga Israel Dukung Petisi Pengakuan Negara Palestina dan Hentikan Perang Gaza

Kamis, 18 September 2025 - 11:20 WIB
loading...
7.500 Warga Israel Dukung...
Para pengunjuk rasa Israel berkumpul di Lapangan Sandera dengan membawa spanduk dan foto-foto sandera Israel selama demonstrasi menuntut kesepakatan pembebasan sandera Israel di Gaza pada 13 September 2025 di Tel Aviv, Israel. Foto/Mostafa Alkharouf/Anado
A A A
GAZA - Lebih dari 7.500 warga Israel menandatangani petisi yang mendesak pengakuan negara Palestina dan diakhirinya perang Israel di Gaza. Pernyataan itu diungkap kelompok advokasi Israel pada hari Rabu (17/9/2025).

Petisi tersebut diluncurkan Zazim, gerakan akar rumput Yahudi-Arab, yang menyatakan inisiatif tersebut bertujuan mengirimkan "pesan Israel yang jelas dan bersatu kepada komunitas internasional" sebelum Sidang Umum PBB di New York pada 22 September.

Penyelenggara mengatakan mereka memperkirakan jumlah penandatangan akan melebihi 10.000 sebelum sidang PBB dimulai.

"Pengakuan negara Palestina bukan dimaksudkan sebagai hukuman bagi Israel, tetapi sebagai langkah menuju masa depan yang lebih baik berdasarkan pengakuan bersama dan keamanan bagi kedua bangsa," ungkap bunyi petisi tersebut.

Zazim memperingatkan tanpa pengakuan tersebut, Israel berisiko mengikuti jejak yang diusung menteri-menteri sayap kanan seperti Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yaitu "aneksasi, apartheid, dan kelanjutan perang."

Smotrich dan anggota pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu lainnya telah berulang kali menyerukan aneksasi Tepi Barat yang diduduki, langkah yang menurut para kritikus akan menutup pintu solusi dua negara secara permanen.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023, 1.022 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 orang terluka di Tepi Barat yang diduduki pasukan Israel dan pemukim ilegal, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kampanye teror Israel di Tepi Barat bertujuan mengusir warga Palestina dari tanah mereka, sehingga solusi dua negara mustahil terwujud, menurut para pejabat Palestina.

Dalam opini penting Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal. Mahkamah tersebut menuntut evakuasi semua permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca juga: Tebar Teror dan Kehancuran, Israel Banjiri Kota Gaza dengan Robot Bom Kendali Jarak Jauh
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved