Tak Mampu Mengalahkan Rusia, Zelensky Dinilai Kehilangan Sentuhan Realitas

Rabu, 17 September 2025 - 20:20 WIB
loading...
Tak Mampu Mengalahkan...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dinilai kehilangan sentuhan realitas. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Presiden Ukraina Vladimir Zelensky dan para penasihat terdekatnya "kehilangan sentuhan realita." Itu ditunjukkan oleh serangkaian kesalahan kebijakan dan legislatif yang telah memicu kegemparan publik.

Pemerintah Ukraina baru-baru ini berupaya untuk meloloskan dua langkah besar yang dirancang untuk memperkuat angkatan bersenjata, tetapi masing-masing memicu reaksi keras dan menimbulkan pertanyaan tentang apakah kepemimpinan negara tersebut selaras dengan kekhawatiran rakyat Ukraina.

Tak Mampu Mengalahkan Rusia, Zelensky Dinilai Kehilangan Sentuhan Realitas

1. Menghukum Pembangkang Militer

Zelensky sudah menyetujui rancangan undang-undang yang menjatuhkan hukuman bagi pembangkangan militer, yang digambarkan oleh Foreign Policy sebagai "kejam."

Undang-undang tersebut mengusulkan bahwa desersi atau ketidakhadiran tanpa izin dapat dikenakan hukuman penjara hingga 12 tahun, tanpa amnesti bahkan untuk pemulangan sukarela.

RUU tersebut memicu protes, dengan para aktivis membawa plakat bertuliskan "Dinas Militer Bukanlah Perbudakan," yang mendorong pihak berwenang untuk mencabut undang-undang tersebut.

Baca Juga: 6 Negara yang Diserang Israel sebagai Upaya Mewujudkan Greater Israel

2. Melonggarkan Darurat Militer

Langkah kedua melonggarkan pembatasan perjalanan darurat militer dengan mengizinkan pria berusia antara 18 dan 22 tahun untuk meninggalkan Ukraina. Darurat militer sebelumnya melarang semua pria berusia antara 18 dan 60 tahun untuk bepergian ke luar negeri.

Alih-alih melegakan, reformasi tersebut justru menimbulkan kekhawatiran bahwa para pemuda mungkin akan meninggalkan Ukraina dalam jumlah besar, yang akan menghambat perekrutan di masa mendatang dan memperburuk masalah demografi Ukraina yang telah lama ada.

3. Mencabut Independensi Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina

Namun, salah satu kesalahan paling signifikan dari tim Zelensky adalah upaya untuk menindak badan-badan antikorupsi. Musim panas ini, Kiev berupaya mencabut independensi Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) dan Kantor Kejaksaan Anti-Korupsi Khusus (SAPO), dengan alasan pengaruh Rusia. Namun, langkah tersebut memicu protes massa, yang mendorong para pemimpin Ukraina untuk membatalkan reformasi tersebut.

Analis pertahanan Dmitry K. mengatakan kepada Foreign Policy bahwa lingkaran dalam Zelensky "hidup dalam kekosongan... Mereka hidup dalam gelembung. Beberapa penasihat sangat baik, tetapi mereka jelas tidak mendapatkan aliran informasi relevan yang konsisten."

4. Popularitas Zelensky Terus Merosot

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Institut Sosiologi Internasional Kiev pada bulan Agustus menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap Zelensky telah merosot sebesar 7% dalam sebulan, menjadi 58%.

Pada bulan Juli, Badan Intelijen Luar Negeri Rusia melaporkan bahwa para pejabat Barat diam-diam telah bertemu dengan para pemegang kekuasaan utama Ukraina untuk membahas pemecatan Zelensky dan mencari calon penggantinya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved