800.000 Demonstran One Piece Akan Guncang Pemerintahan Presiden Macron

Rabu, 17 September 2025 - 15:24 WIB
loading...
800.000 Demonstran One...
Lebih dari 800.000 demonstran One Piece akan guncang pemerintahan Presiden Emmanuel Macron. Foto/X/@shivanshsinggh
A A A
PARIS - Prancis bersiap menghadapi protes nasional pada hari Kamis, dengan sumber yang dekat dengan pihak berwenang mengatakan sekitar 800.000 orang diperkirakan akan turun ke jalan. Dalam unjuk rasa persatuan yang langka, serikat pekerja telah mendesak rakyat Prancis untuk mogok sebagai protes terhadap rancangan anggaran "pertunjukan horor" dari pihak berwenang yang dirancang untuk mengurangi utang Prancis yang membengkak.

Lalu lintas jalan raya, kereta api, dan layanan udara diperkirakan akan terganggu dan banyak sekolah akan ditutup pada hari Kamis. Itu semua sebagai antisipasi demonstran bergayadengan bendera One Piece mengguncang negara tersebut

Demonstrasi yang direncanakan ini terjadi setelah Presiden Emmanuel Macron pekan lalu menunjuk sekutu dekatnya, Sébastien Lecornu, sebagai perdana menteri baru untuk menyelesaikan krisis politik yang semakin dalam.

Pendahulu Lecornu, Francois Bayrou, kalah dalam mosi tidak percaya di parlemen atas upaya pengesahan anggaran penghematan, yang ia harapkan akan mengurangi defisit Prancis dan mengatasi tumpukan utang yang terus bertambah.

Rabu lalu, sekitar 200.000 demonstran turun ke jalan dalam unjuk rasa akar rumput menentang Macron menyusul seruan di media sosial untuk "memblokir segalanya".

Baca Juga: Zionis Harus Diisolasi, PM Malaysia Dorong Pemutusan Hubungan Diplomatik dan Perdagangan dengan Israel

Melansir France24, para pejabat memperkirakan jumlah peserta yang jauh lebih besar pada hari Kamis, menunjukkan tekad serikat pekerja untuk menurunkan massa demonstran ke jalan di tengah kemarahan yang membara atas kebuntuan politik dan biaya hidup yang lebih tinggi.

Setidaknya 250 demonstran diperkirakan akan berlangsung pada hari Kamis, kata seorang sumber keamanan. Sebuah sumber yang dekat dengan pihak berwenang memperkirakan bahwa sekitar 800.000 orang diperkirakan akan berunjuk rasa.

Menteri Dalam Negeri yang akan lengser, Bruno Retailleau, mengatakan kepada aparat penegak hukum bahwa "risiko gangguan ketertiban umum sangat signifikan karena adanya kelompok-kelompok kecil ultra-kiri yang akan mencoba menyusup ke pawai resmi".

Retailleau mengatakan bahwa kerusakan pada gedung-gedung publik tidak akan ditoleransi, dan memperingatkan risiko sabotase dan blokade dari Rabu malam hingga Kamis pagi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved