Gaya Hidup 'Nepo Kids' Nepal Bikin Marah Demonstran Gen-Z: dari Tas Desainer hingga Mobil Mewah
Jum'at, 12 September 2025 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Unggahan-unggahan viral menunjukkan perjalanannya ke luar negeri dan gaya hidup mewahnya. Rumah keluarganya termasuk di antara yang dibakar selama protes, dan dia dilaporkan kehilangan lebih dari 100.000 pengikut di Instagram saat protes berkecamuk.
Shivana Shrestha, penyanyi populer dan menantu mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba, sering mengunggah video yang menampilkan rumah-rumah mewah dan busana mahal. Dia dan suaminya, Jaiveer Singh Deuba, menjadi sasaran daring sebagai contoh keluarga politik yang hidup dalam kekayaan.
Smita Dahal, cucu dari pemimpin Partai Komunis dan mantan Perdana Menteri Pushpa Kamal Dahal "Prachanda", dikritik karena memamerkan tas tangan mahal di media sosial sementara rakyat jelata Nepal berjuang mencari pekerjaan.
Saugat Thapa, putra Menteri Hukum Bindu Kumar Thapa, digambarkan di dunia maya menjalani kehidupan mewah dikelilingi barang-barang mewah. Foto-fotonya beredar luas seiring meningkatnya protes.
Di seluruh Kathmandu dan sekitarnya, para pengunjuk rasa membakar rumah-rumah keluarga ini, menyatakan bahwa sementara "masyarakat umum sekarat dalam kemiskinan, anak-anak nepo ini mengenakan pakaian senilai ratusan ribu."
Menurut Transparency International, Nepal secara konsisten menempati peringkat di antara negara-negara terkorup di Asia.
Sebuah laporan oleh New York Times menyatakan bahwa penyelidikan Parlemen menghasilkan temuan bahwa setidaknya USD71 juta telah digelapkan selama pembangunan Bandara Internasional Pokhara.
Dalam kasus lain, para politisi terlibat dalam penjualan kuota pengungsi yang diperuntukkan bagi warga etnis Nepal yang terusir dari Bhutan.
Shivana Shrestha, penyanyi populer dan menantu mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba, sering mengunggah video yang menampilkan rumah-rumah mewah dan busana mahal. Dia dan suaminya, Jaiveer Singh Deuba, menjadi sasaran daring sebagai contoh keluarga politik yang hidup dalam kekayaan.
Smita Dahal, cucu dari pemimpin Partai Komunis dan mantan Perdana Menteri Pushpa Kamal Dahal "Prachanda", dikritik karena memamerkan tas tangan mahal di media sosial sementara rakyat jelata Nepal berjuang mencari pekerjaan.
Saugat Thapa, putra Menteri Hukum Bindu Kumar Thapa, digambarkan di dunia maya menjalani kehidupan mewah dikelilingi barang-barang mewah. Foto-fotonya beredar luas seiring meningkatnya protes.
Di seluruh Kathmandu dan sekitarnya, para pengunjuk rasa membakar rumah-rumah keluarga ini, menyatakan bahwa sementara "masyarakat umum sekarat dalam kemiskinan, anak-anak nepo ini mengenakan pakaian senilai ratusan ribu."
Korupsi, Ketimpangan, dan Titik Puncak
Menurut Transparency International, Nepal secara konsisten menempati peringkat di antara negara-negara terkorup di Asia.
Sebuah laporan oleh New York Times menyatakan bahwa penyelidikan Parlemen menghasilkan temuan bahwa setidaknya USD71 juta telah digelapkan selama pembangunan Bandara Internasional Pokhara.
Dalam kasus lain, para politisi terlibat dalam penjualan kuota pengungsi yang diperuntukkan bagi warga etnis Nepal yang terusir dari Bhutan.
Lihat Juga :