Maduro Ungkap Alasan Militer AS Kepung Venezuela: Mereka Butuh Minyak dan Gas

Kamis, 11 September 2025 - 18:48 WIB
loading...
Maduro Ungkap Alasan...
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/RT
A A A
CARACAS - Amerika Serikat (AS) sedang berupaya mendapatkan akses ke sumber daya alam Venezuela, ungkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro kepada RT. Pernyataan itu untuk menanggapi kedatangan kapal perang AS di lepas pantai negara itu dalam beberapa pekan terakhir.

Ia menyebut klaim Washington bahwa militer AS telah meningkatkan kehadirannya untuk memerangi pengedar narkoba sebagai tipu muslihat.

Bulan lalu, AS mengerahkan delapan kapal Angkatan Laut dan satu kapal selam serang ke wilayah tersebut, dengan perkiraan 4.000 tentara terlibat dalam operasi tersebut.

Tampil di acara RT Spanish 'Talking with Correa' pada hari Selasa, Maduro mengklaim, “Operasi AS bukan tentang perdagangan narkoba... mereka membutuhkan minyak (dan) gas."

Ia mengatakan kepada pembawa acara, mantan Presiden Ekuador Rafael Correa, bahwa, "Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia... cadangan gas terbesar keempat."

Ia juga mencatat negaranya berpotensi memiliki "cadangan emas terbesar di dunia."

Ia menyesalkan "agresi" Washington terhadap Caracas telah melampaui apa pun yang terlihat di kawasan tersebut sejak krisis rudal Kuba tahun 1962.

Menurut Maduro, tindakan-tindakan terhadap Venezuela ini sesuai dengan "rencana perang" yang lebih luas, yang tampaknya bertujuan menundukkan seluruh dunia pada kehendak AS.

"Tapi itu mustahil... Kita sudah memiliki dunia multipolar dengan pusat-pusat kekuatan baru, seperti China, Rusia, dan India,” ungkap dia.

Maduro menepis tuduhan AS bahwa Venezuela merupakan pusat produksi dan perdagangan narkoba utama.

Ia bersikeras Venezuela telah memberantas semua operasi perdagangan narkoba besar di wilayahnya, dan mengalahkan geng-geng terkemuka, termasuk Tren de Aragua.

Hubungan kedua negara telah tegang selama bertahun-tahun. Washington menolak mengakui terpilihnya kembali Maduro pada tahun 2018, dan malah mendukung oposisi Venezuela dan menjatuhkan sanksi besar-besaran terhadap negara tersebut.

Pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperingatkan, “Situasi di Venezuela... sedang meningkat secara tidak dapat diterima yang berpotensi menimbulkan konsekuensi yang luas bagi keamanan regional dan global.”

Baca juga: Tucker Carlson Klaim Mata-mata Israel Mengetahui Serangan 9/11 di AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved