Demo Indonesia Menginspirasi Unjuk Rasa Gen-Z Nepal, Ini Fakta-faktanya

Kamis, 11 September 2025 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, protes sudah terlanjur berkembang menjadi gerakan luas melawan dugaan korupsi dan salah urus politik.

Sebelum mengundurkan diri, PM Oli menggelar pertemuan semua partai pada Selasa malam dan menyerukan ketenangan. “Saya sedang berdialog dengan pihak-pihak terkait untuk menilai situasi dan menemukan solusi yang bermakna. Saya dengan rendah hati meminta semua saudara-saudari untuk tetap tenang dalam situasi sulit ini," katanya.

Fakta-fakta Demo Indonesia dan Nepal

1. Pemicu Demo

•Demo Indonesia dipicu oleh tunjangan perumahan DPR Rp50 juta per bulan di tengah kesulitan ekonomi.
•Demo Nepal dipicu dipicu oleh larangan media sosial, yang dirasa membungkam kebebasan berekspresi.

Keduanya bermula dari kebijakan yang dianggap mencerminkan arogansi elite politik.

2. Tuntutan Demonstran

•Demo Indonesia awalnya menuntut pembatalan tunjangan DPR, namun kemudian melebar ke tuntutan “17+8": anti-oligarki, anti-korupsi, penghapusan outsourcing, dan lainnya.

•Demo Nepal awalnya memprotes larangan media sosial, korupsi, dan salah urus negara. Namun kemudian berkembang jadi tuntutan pengunduran diri semua pejabat pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved