Menlu Nepal Tak Luput dari Amuk Massa, Ditendang dan Dipukuli di Rumahnya

Rabu, 10 September 2025 - 12:14 WIB
loading...
Menlu Nepal Tak Luput...
Menlu Nepal Arzu Rana Deuba dipukuli di rumahnya oleh demonstran. Foto/ndtv
A A A
KATHMANDU - Unjuk rasa demonstran 'Gen Z' yang menentang korupsi, nepotisme, dan larangan media sosial di Nepal berubah menjadi kekerasan. Video-video menunjukkan Menteri Luar Negeri Nepal Arzu Rana Deuba ditendang dan dipukul setelah massa menyerbu kediamannya.

Video yang mengejutkan tersebut memperlihatkan Arzu Deuba menyeka darah dari wajahnya, dikelilingi oleh para demonstran yang merekamnya.

Tak lama kemudian, video tersebut memperlihatkan perempuan berusia 63 tahun itu ditendang dari belakang dan dipukul di wajahnya oleh para demonstran yang marah.

Protes yang dimulai pada hari Senin, saat ini telah menewaskan 21 orang dan melukai lebih dari 300 orang.

Dipimpin oleh para pemuda Nepal, protes tersebut menunjukkan titik kritis dari sentimen lama yang menentang para politisi, keluarga mereka, dan kekhawatiran atas korupsi.

Video-video tersebut menunjukkan situasi seperti perang di ibu kota Kathmandu, dengan pasukan kecil yang terdiri dari pemuda dan pemudi menduduki ruang publik dan terlibat dalam pertempuran sengit dengan polisi.

Beberapa situs media sosial -- termasuk Facebook, YouTube, dan X -- diblokir pada hari Jumat di negara Himalaya berpenduduk 30 juta jiwa ini, setelah pemerintah memutus akses ke 26 platform yang tidak terdaftar.

Para pengunjuk rasa membawa plakat bertuliskan slogan-slogan seperti "Tutup korupsi, bukan media sosial", "Batalkan pemblokiran media sosial", dan "Pemuda lawan korupsi" saat mereka berbaris di Kathmandu, sementara video dengan tagar seperti #NepoKid, #NepoBabies, dan #PoliticiansNepoBabyNepal membanjiri media sosial.

Kerusuhan ini merupakan yang terburuk dalam beberapa dekade dan jauh lebih keras daripada yang terjadi di negara Himalaya tersebut pada tahun 2006, ketika pemberontakan memaksa raja Nepal untuk melepaskan kekuasaan otoriternya.

Beberapa pekan sebelum pelarangan, kampanye media sosial - khususnya di platform berbagi video TikTok - menyoroti gaya hidup mewah anak-anak politisi, yang menyoroti kesenjangan antara orang kaya dan miskin di Nepal.

Para pengunjuk rasa mengkritik mereka karena memamerkan barang-barang mewah mereka di negara dengan pendapatan per kapita USD1.400 setahun.

Baca juga: Menteri Keuangan Nepal Ditelanjangi Demonstran Hingga Masuk Sungai
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved