Kapal Induk Inggris dan 4 Jet Tempur Siluman F-35 Jepang Unjuk Kekuatan di Dekat Rusia

Selasa, 09 September 2025 - 07:53 WIB
loading...
Kapal Induk Inggris...
Kapal induk Inggris HMS Prince of Wales terlibat latihan tempur gabungan dengan jet-jet tempur Jepang di lepas pantai Timur Jauh Rusia. Foto/Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang
A A A
MOSKOW - Sebuah kapal induk Inggris dan kelompok jet tempur Jepang telah unjuk kekuatan dalam latihan tempur gabungan di lepas pantai Timur Jauh Rusia. Moskow belum berkomentar atas manuver militer kedua negara tersebut.

Latihan tempur gabungan ini sebagai bagian dari kesepakatan strategis baru antara London dan Tokyo.

Inggris telah mengirimkan kapal induk HMS Prince of Wales dari Portsmouth sejak bulan April untuk operasi di Mediterania, Timur Tengah, Asia Tenggara, Australia, dan Jepang sebagai bagian dari inisiatif pan-Eropa yang berupaya mempertahankan kehadiran Angkatan Laut di Indo-Pasifik melalui pengerahan kapal induk secara bertahap.

Baca Juga: Tak Mau Kalah dari China, India Akan Bangun Kapal Induk Nuklir Pertamanya

Inggris dan Jepang—sekutu utama Amerika Serikat di NATO dan Pasifik—telah mempererat hubungan keamanan dalam beberapa tahun terakhir sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina dan aktivitas China yang semakin agresif.

Bulan lalu, Kementerian Pertahanan Inggris dan Jepang bertemu di Tokyo untuk menegaskan kembali kemitraan keamanan mereka yang erat.

Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka telah mengerahkan empat jet tempur siluman F-35A dan delapan pesawat tempur F-15 selama dalam latihan taktis bersama empat jet tempur siluman F-35B Inggris yang berbasis di kapal induk HMS Prince of Wales.

Militer Jepang mengatakan lokasi latihan tempur gabungan itu berada di Laut Jepang, yang memisahkan wilayah Timur Jauh Rusia dari kepulauan Jepang dan Semenanjung Korea. Pesawat dan kapal militer Rusia sering beroperasi di wilayah tersebut, yang memicu peningkatan kewaspadaan di Jepang.

Kapal induk HMS Prince of Wales telah singgah di Australia pada akhir Juli dan kemudian berpartisipasi dalam latihan tempur skala besar di Laut Filipina dari 4 hingga 12 Agustus bersama kapal induk Amerika dan Jepang yang mampu mengoperasikan jet tempur siluman F-35B dan F-35C.

HMS Prince of Wales kemudian singgah dua kali di Jepang pada akhir Agustus dan awal September, mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut Yokosuka—yang terletak di dekat Tokyo—dari 12-28 Agustus, dan Terminal Kapal Pesiar Internasional Tokyo dari 28 Agustus hingga 2 September.

Setelah meninggalkan Tokyo, kapal induk tersebut berlayar ke utara dan terlihat melintasi Selat Tsugaru pada hari Jumat dari Samudra Pasifik menuju Laut Jepang. Selat ini memisahkan dua pulau utama Jepang—Honshu di selatan dan Hokkaido di utara.

Menurut Angkatan Laut Kerajaan Inggris, yang dikutip Newsweek, Selasa (9/9/2025), HMS Prince of Wales kini sedang dalam perjalanan pulang.

Pada 28 Agustus lalu, pertemuan tingkat menteri pertahanan Inggris-Jepang mengeluarkan pernyataan bersama. "Menanggapi lingkungan keamanan internasional yang semakin memburuk dan berbagi pengakuan bahwa keamanan dan kemakmuran Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik tidak dapat dipisahkan, kedua Menteri menekankan keselarasan strategis Inggris dan Jepang yang mendalam serta menegaskan kembali Kemitraan Strategis Global yang Ditingkatkan," bunyi pernyataan tersebut.

Sedangkan buku putih pertahanan Jepang 2025 menyatakan: "Tatanan perdamaian dunia yang ada sedang ditantang secara serius, dan Jepang berada dalam lingkungan keamanan yang paling parah dan kompleks di era pascaperang."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved