Tak Mau Kalah dari China, India Bakal Bangun Kapal Induk Nuklir Pertamanya

Senin, 08 September 2025 - 12:59 WIB
loading...
Tak Mau Kalah dari China,...
INS Vikrant, salah satu kapal induk konvensional yang dioperasikan Angkatan Laut India. Sekarang, India akan membangun kapal induk bertenaga nuklir pertamanya. Foto/Wikipedia
A A A
NEW DELHI - India akhirnya berencana untuk membangun kapal induk bertenaga nuklir pertamanya. Rencana ini menyaingi China, yang juga akan membangun kapal induk serupa dan ingin mengoperasikannya pada 2030-an atau bahkan lebih cepat.

Beijing telah membangun prototipe reaktor nuklir berbasis darat, yang menyoroti kemajuan yang telah dicapainya. Kapal induk bertenaga nuklir akan menjadi inti dari tujuan China untuk memiliki militer kelas dunia yang dapat menyaingi Amerika Serikat.

Selain Angkatan Laut Prancis, dengan kapal induknya Charles de Gaulle, hanya Angkatan Laut Amerika Serikat yang saat ini mengoperasikan kapal induk super bertenaga nuklir.

Baca Juga: NATO Dibikin Pusing 3 Kapal Selam Rusia yang Diduga Dekati Kapal Induk AS

Namun, pada tahun 2030-an, hal itu dapat berubah—dan mungkin bukan hanya China yang akan bergabung dengan kelompok eksklusif negara-negara yang memiliki kemampuan untuk membangun dan mengoperasikan kapal semacam itu.

Menurut rencana modernisasi pertahanan 15 tahun India yang diluncurkan pada hari Jumat lalu, New Delhi juga telah menetapkan tujuan ambisius untuk membangun kapal induk bertenaga nuklir guna memperluas kemampuan angkatan lautnya di Indo-Pasifik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved