Demo Rusuh Guncang Nepal: Gen Z Ngamuk karena Korupsi Merajalela, 19 Orang Tewas

Selasa, 09 September 2025 - 07:13 WIB
loading...
A A A
Polisi mengatakan protes serupa juga diadakan di Biratnagar dan Bharatpur di dataran selatan dan di Pokhara di Nepal barat.

Banyak orang di Nepal menganggap korupsi merajalela, dan pemerintahan Oli telah dikritik oleh para penentangnya karena gagal memenuhi janjinya untuk memberantas korupsi atau membuat kemajuan dalam mengatasi masalah ekonomi yang telah lama ada.

Pemerintah Oli menyatakan bahwa perekonomian pulih berkat langkah-langkah perbaikan yang telah diambil.

Ribuan anak muda Nepal pergi ke luar negeri setiap tahun untuk bekerja dan menempuh pendidikan.

Nepal telah mengalami ketidakstabilan politik sejak menghapuskan monarki yang telah berusia 239 tahun pada tahun 2008. Telah ada 14 pemerintahan sejak tahun 2008, dan tidak satu pun yang menyelesaikan masa jabatan lima tahun penuh. Oli, 73 tahun, dilantik untuk masa jabatan keempatnya tahun lalu.

Rameshwore Khanal, mantan menteri keuangan, mengatakan meskipun penciptaan lapangan kerja belum memenuhi harapan, kemarahan rakyat tampaknya lebih bersumber dari ketidakpuasan terhadap penunjukan pejabat pemerintah dan ketidakmampuannya memberantas korupsi.

Penutupan media sosial di Nepal terjadi ketika pemerintah di seluruh dunia mengambil langkah-langkah untuk memperketat pengawasan media sosial dan Big Tech karena meningkatnya kekhawatiran tentang isu-isu seperti misinformasi, privasi data, bahaya daring, dan keamanan nasional.

Para kritikus mengatakan banyak dari langkah-langkah ini berisiko mengekang kebebasan berekspresi, tetapi regulator mengatakan kontrol yang lebih ketat diperlukan untuk melindungi pengguna dan menjaga ketertiban sosial.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved