Kocak, Bos Meta Mark Zuckerberg Digugat Pengacara AS Bernama Mark Zuckerberg

Senin, 08 September 2025 - 15:33 WIB
loading...
A A A
Gugatan tersebut menuduh Meta melakukan kelalaian dan pelanggaran kontrak, dengan menuduh bahwa perusahaan tersebut gagal membedakan antara pengguna dengan nama yang identik dan salah menangani proses moderasinya.

Zuckerberg menyamakan penutupan berulang kali itu dengan "membeli papan reklame dan kemudian meminta seseorang menutupinya dengan selembar kain."

Meta kemudian mengaktifkan kembali akunnya, mengakui bahwa akun tersebut telah dinonaktifkan "karena kesalahan", tetapi pengacara tersebut masih menuntut ganti rugi, dengan alasan bahwa penangguhan berulang kali tersebut merugikan bisnis dan reputasinya.

Kasus ini telah menjadi viral di dunia maya, membuat pengguna media sosial terhibur dengan ironi "Mark Zuckerberg menggugat Mark Zuckerberg."

Mengutip Gulf News, Senin (8/9/2025), pengacara asal Indiana itu juga ikut bercanda, "Jika Mark Zuckerberg yang lain ingin meminta maaf secara langsung—atau mungkin mengundang saya ke kapal pesiarnya—saya akan menerimanya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir
Rekomendasi
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved