Apakah Keinginan Presiden Xi Jinping dan Putin Hidup hingga 150 Tahun Bisa Terwujud?
Selasa, 09 September 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Namun, para optimis seperti David Sinclair dari Universitas Harvard berpendapat bahwa penemuan-penemuan baru dapat memungkinkan anak-anak zaman sekarang untuk hidup jauh melampaui batas-batasnya.
"Penuaan adalah penyakit, dan penyakit itu dapat diobati," katanya.
Salah satu kemajuan ilmiah utama adalah di bidang sel-sel senesens, yaitu sel-sel usang yang berhenti berkembang biak seperti sel-sel sehat tetapi tidak mati ketika seharusnya. Sel-sel ini terus ada dan melepaskan zat kimia berbahaya, yang mendekatkan manusia dengan kematian.
Para ilmuwan baru-baru ini menguji obat-obatan baru pada tikus yang bertindak seperti tim pembersih, membunuh sel-sel yang tidak sehat.
Hasilnya menunjukkan bahwa tikus-tikus tersebut tetap sehat dan hidup lebih lama.
Sebuah uji coba skala kecil pada manusia kemudian menunjukkan bahwa obat-obatan ini juga dapat mengurangi sel-sel senesens pada manusia.
Pada manusia, sebuah studi tahun 2021 menunjukkan bahwa pola makan dan gaya hidup sehat dapat memundurkan usia biologis seseorang sekitar tiga tahun hanya dalam delapan minggu. Alat yang disebut jam metilasi DNA, yang dikembangkan selama dekade terakhir, kini memungkinkan para ilmuwan mengukur seberapa "tua" tubuh Anda sebenarnya, membantu mereka menguji trik anti-penuaan ini dengan lebih akurat.
Lalu ada perkembangan ilmiah yang bermanfaat di bidang metabolisme, yang membahas bagaimana tubuh kita mengonsumsi energi. Suatu zat yang disebut NMN ditemukan dapat meningkatkan energi dalam sel tikus, membuat mereka hidup lebih lama dan lebih sehat. Uji coba pada manusia sekarang sedang dilakukan untuk melihat apakah obat ini efektif bagi kita.
"Penuaan adalah penyakit, dan penyakit itu dapat diobati," katanya.
3. Intervensi Medis
Selama dekade terakhir, para peneliti telah membuat kemajuan pesat dalam memahami mengapa manusia menua dan bagaimana intervensi medis dapat menunda kematian selama beberapa dekade.Salah satu kemajuan ilmiah utama adalah di bidang sel-sel senesens, yaitu sel-sel usang yang berhenti berkembang biak seperti sel-sel sehat tetapi tidak mati ketika seharusnya. Sel-sel ini terus ada dan melepaskan zat kimia berbahaya, yang mendekatkan manusia dengan kematian.
Para ilmuwan baru-baru ini menguji obat-obatan baru pada tikus yang bertindak seperti tim pembersih, membunuh sel-sel yang tidak sehat.
Hasilnya menunjukkan bahwa tikus-tikus tersebut tetap sehat dan hidup lebih lama.
Sebuah uji coba skala kecil pada manusia kemudian menunjukkan bahwa obat-obatan ini juga dapat mengurangi sel-sel senesens pada manusia.
4. Pemrograman Epigenetik
Terobosan lain datang dari sesuatu yang disebut pemrograman ulang epigenetik, yang melibatkan "reboot" sel-sel tua agar lebih muda. Dari tahun 2016 hingga 2022, eksperimen menggunakan protein khusus yang disebut faktor Yamanaka membuat tikus hidup 20 persen lebih lama dan bahkan membalikkan kehilangan penglihatan.Pada manusia, sebuah studi tahun 2021 menunjukkan bahwa pola makan dan gaya hidup sehat dapat memundurkan usia biologis seseorang sekitar tiga tahun hanya dalam delapan minggu. Alat yang disebut jam metilasi DNA, yang dikembangkan selama dekade terakhir, kini memungkinkan para ilmuwan mengukur seberapa "tua" tubuh Anda sebenarnya, membantu mereka menguji trik anti-penuaan ini dengan lebih akurat.
Lalu ada perkembangan ilmiah yang bermanfaat di bidang metabolisme, yang membahas bagaimana tubuh kita mengonsumsi energi. Suatu zat yang disebut NMN ditemukan dapat meningkatkan energi dalam sel tikus, membuat mereka hidup lebih lama dan lebih sehat. Uji coba pada manusia sekarang sedang dilakukan untuk melihat apakah obat ini efektif bagi kita.
Lihat Juga :