Tak Mau Kalah dari China, India Bakal Bangun Kapal Induk Nuklir Pertamanya

Senin, 08 September 2025 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Namun, sejak mulai beroperasi di Angkatan Laut India, kapal induk Vikramaditya telah diganggu oleh berbagai masalah dan memiliki kemampuan terbatas—mirip dengan kapal induk Admiral Kuznetsov yang usianya serupa yang sekarang rusak di Rusia.

Pemikiran konvensional adalah bahwa mempertahankan kapal perang yang tidak dapat diandalkan lebih buruk daripada membuangnya. New Delhi mungkin memilih untuk mengurangi kerugiannya, memensiunkan kapal induk tua era Soviet tersebut, dan membangun kapal induk domestik kedua dari awal.

Memang, melalui pembangunan Vikrant yang lebih canggih, India telah mengikuti jejak China dalam menunjukkan kepada dunia bahwa mereka mampu membangun kapal induk yang dirancang di dalam negeri.

India selanjutnya mungkin akan membangun kapal induk super bertenaga nuklir yang dilengkapi dengan Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik (EMALS), sebuah katapel peluncur untuk pesawat—yang memungkinkan pesawat yang lebih besar untuk beroperasi di kapal induk dan menghilangkan kebutuhan akan jalur "lompatan ski" yang sering terlihat pada kapal induk non-AS. Saat ini, hanya Amerika Serikat dan China yang memiliki sistem EMALS.

Menurut rencana modernisasi pertahanannya, India telah menyerukan pembangunan setidaknya 10 sistem propulsi nuklir untuk mendukung kapal induk baru tersebut, serta kapal perang lainnya. Selain kapal induk, rencana tersebut juga menyerukan perluasan Angkatan Laut India dengan penambahan 10 fregat "generasi berikutnya", tujuh korvet siluman, dan empat platform dok pendaratan.

Angkatan Laut India telah mengadopsi pesawat tempur omnirole Dassault Rafale buatan Prancis, dan target saat ini adalah 62 pesawat tempur tersebut akan beroperasi pada tahun 2030, menggantikan Mikoyan MiG-29K rancangan Soviet yang sudah tua. Rencana ini tampaknya tidak berubah bahkan setelah hilangnya setidaknya satu jet Rafale yang memalukan dalam pertempuran melawan Pakistan pada bulan Mei.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved