Tak Mau Kalah dari China, India Bakal Bangun Kapal Induk Nuklir Pertamanya

Senin, 08 September 2025 - 12:59 WIB
loading...
A A A
Meskipun India masih mempertahankan hubungan dekat dengan Moskow dan tetap menjadi importir terbesar perangkat keras militer buatan Rusia, New Delhi telah berupaya memperluas basis industri militernya untuk mengurangi ketergantungan pada kontraktor pertahanan asing.

“Seiring negara ini berada di ambang menghadapi tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam beberapa dekade mendatang, sangat penting bagi Angkatan Bersenjata untuk diperlengkapi dengan tepat,” demikian pernyataan peta jalan Kementerian Pertahanan India tahun 2025, seperti dikutip dari National Interest, Senin (8/9/2025).

“Kemitraan sektor swasta-publik yang lebih besar dengan demikian merupakan jalan ke depan," lanjut pernyataan tersebut.

India Sudah Memiliki 2 Kapal Induk Konvensional


Angkatan Laut India telah mengoperasikan dua kapal induk, termasuk INS Vikramaditya yang sudah tua—yang dibangun untuk Angkatan Laut Soviet sebelum Rusia menyelesaikan kapal perang tersebut dan menjualnya ke India—dan INS Vikrant yang dibangun di dalam negeri.

Ada spekulasi bahwa Vikramaditya yang semakin usang akan menjalani perbaikan dan modernisasi, tetapi New Delhi mungkin memilih arah alternatif.

INS Vikramaditya, yang awalnya merupakan kapal penjelajah pesawat kelas Kiev Soviet, mulai dibangun pada tahun 1978 dan ditugaskan pada tahun 1987. Kapal ini sempat bertugas di Angkatan Laut Rusia setelah bubarnya Uni Soviet di akhir Perang Dingin, tetapi dipensiunkan karena biaya operasionalnya yang tinggi dan akhirnya dijual ke India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved