Rusia Bombardir Gedung Pemerintah Ukraina
Minggu, 07 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
Rusia bombardir Gedung Pemerintah Ukraina. Foto/X/@Zlatti_71
A
A
A
MOSKOW - Kantor pemerintah Ukraina di Kiev telah diserang oleh pesawat nirawak Rusia. Itu diungkapkan kata Wali Kota Vitaly Klitschko pada hari Minggu. Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan komentar.
Para pejabat Ukraina melaporkan serangan di berbagai wilayah ibu kota, menambahkan bahwa kota Odessa, Krivoy Rog, Dnepr, dan Kremenchug juga diserang. Klitschko menulis di Telegram bahwa "sebuah gedung pemerintah terbakar setelah diduga ditembak jatuh oleh sebuah pesawat nirawak."
Kantor berita Ukraina UNIAN membagikan video asap mengepul dari sebuah gedung di dekat Lapangan Kemerdekaan.
Perdana Menteri Ukraina Yulia Sviridenko kemudian mengonfirmasi kerusakan pada gedung pemerintah tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah insiden pertama dari jenisnya, dengan atap dan lantai atas yang terkena.
"Tim penyelamat sedang memadamkan api," ujarnya, sambil membagikan foto helikopter yang sedang menyiram gedung dan gambar interior yang rusak parah.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Jadi Negara Islam Paling Ditakuti Israel, Ini Buktinya
Anggota parlemen Yaroslav Zheleznyak menyatakan bahwa kantor perdana menteri tidak jauh dari pusat serangan, dan menambahkan bahwa terdapat juga beberapa bangunan teknis di sana.
Menurut otoritas kota, setidaknya dua orang tewas dan 15 orang luka-luka dalam serangan di Kiev.
Rusia telah melancarkan serangan drone dan rudal jarak jauh ke Ukraina selama berbulan-bulan, yang menargetkan fasilitas militer dan pangkalan industri pertahanan.
Rusia menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas serangan Kiev yang jauh ke wilayah Rusia, yang seringkali merusak kawasan permukiman dan infrastruktur penting. Moskow menegaskan bahwa mereka tidak pernah menargetkan warga sipil.
Para pejabat Ukraina melaporkan serangan di berbagai wilayah ibu kota, menambahkan bahwa kota Odessa, Krivoy Rog, Dnepr, dan Kremenchug juga diserang. Klitschko menulis di Telegram bahwa "sebuah gedung pemerintah terbakar setelah diduga ditembak jatuh oleh sebuah pesawat nirawak."
Kantor berita Ukraina UNIAN membagikan video asap mengepul dari sebuah gedung di dekat Lapangan Kemerdekaan.
Perdana Menteri Ukraina Yulia Sviridenko kemudian mengonfirmasi kerusakan pada gedung pemerintah tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah insiden pertama dari jenisnya, dengan atap dan lantai atas yang terkena.
"Tim penyelamat sedang memadamkan api," ujarnya, sambil membagikan foto helikopter yang sedang menyiram gedung dan gambar interior yang rusak parah.
Baca Juga: Uni Emirat Arab Jadi Negara Islam Paling Ditakuti Israel, Ini Buktinya
Anggota parlemen Yaroslav Zheleznyak menyatakan bahwa kantor perdana menteri tidak jauh dari pusat serangan, dan menambahkan bahwa terdapat juga beberapa bangunan teknis di sana.
Menurut otoritas kota, setidaknya dua orang tewas dan 15 orang luka-luka dalam serangan di Kiev.
Rusia telah melancarkan serangan drone dan rudal jarak jauh ke Ukraina selama berbulan-bulan, yang menargetkan fasilitas militer dan pangkalan industri pertahanan.
Rusia menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas serangan Kiev yang jauh ke wilayah Rusia, yang seringkali merusak kawasan permukiman dan infrastruktur penting. Moskow menegaskan bahwa mereka tidak pernah menargetkan warga sipil.
(ahm)
Lihat Juga :