Putin: Tentara Barat Target Sah Militer Rusia Jika Masuk Ukraina

Minggu, 07 September 2025 - 10:46 WIB
loading...
Putin: Tentara Barat...
Presiden Vladimir Putin memperingatkan setiap tentara Barat yang dikerahkan ke Ukraina akan menjadi target sah bagi militer Rusia. Foto/Vladimir Smirnov/TASS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa setiap tentara Barat yang dikerahkan ke Ukraina akan menjadi target sah bagi militer Moskow. Peringatan ini muncul sebagai respons atas rencana sekutu-sekutu NATO untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian internasional ke Kyiv setelah penyelesaian perang tercapai.

Sebuah koalisi yang terdiri dari lebih dari dua lusin negara, yang dipimpin oleh Prancis dan Inggris, mengumumkan pada Kamis lalu bahwa mereka siap untuk mengirim "pasukan penjamin" ke Ukraina untuk berpatroli dan menegakkan perjanjian damai apa pun yang mungkin terjadi.

Ukraina bersikeras bahwa jaminan keamanan yang didukung oleh pasukan asing sangat penting untuk mencegah Rusia memperbarui serangan terhadap negara tersebut.

Baca Juga: Para Jenderal AS Terlibat Rencana Eropa Kirim 10.000 Tentara ke Ukraina

"Jika beberapa pasukan muncul di sana, terutama saat ini selama pertempuran, kami melanjutkan dari premis bahwa mereka akan menjadi target yang sah," kata Putin di Forum Ekonomi Timur di kota Vladivostok.

Dia berpendapat bahwa pengerahan pasukan semacam itu akan menghambat, alih-alih mengamankan perdamaian jangka panjang, dan menegaskan kembali pandangannya bahwa hubungan militer Ukraina yang semakin erat dengan Barat merupakan salah satu "akar penyebab" konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved