Apa yang Akan Terjadi jika AS Tak Lagi Mendukung Israel?

Rabu, 03 September 2025 - 19:36 WIB
loading...
Apa yang Akan Terjadi...
Israel akan hancur jika tak lagi didukung AS. Foto/X/@VividProwess
A A A
GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mampu mengandalkan dukungan penuh Amerika Serikat selama perang negaranya di Gaza. Meskipun pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden mungkin sesekali menyatakan ketidaknyamanan atas krisis yang ditimbulkannya di Gaza, pemerintahan Donald Trump belum menunjukkan keraguan serupa, bahkan pada bulan Februari lalu menyarankan agar seluruh penduduk Gaza dibersihkan secara etnis.

Dukungan AS sangat penting bagi mesin perang Israel, menyediakan senjata yang membantu Israel membunuh lebih dari 63.000 orang di Gaza. Secara diplomatis, AS menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk memblokir tuntutan gencatan senjata di Gaza, meskipun jumlah korban tewas terus meningkat.

AS juga mendukung Israel di Mahkamah Internasional, di mana Israel dituduh melakukan genosida, dan memberikan sanksi kepada anggota Mahkamah Pidana Internasional yang mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang.

Potensi keterlibatan AS dalam apa yang diakui oleh banyak negara dan lembaga sebagai genosida telah dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia, yang mendesak AS untuk menghentikan dukungannya terhadap Israel.

Tetapi bagaimana jika hal itu terjadi? Apa yang akan terjadi jika AS mengakhiri semua dukungan untuk Israel besok?

Al Jazeera bertanya kepada empat pakar tentang pendapat mereka: Hamze Attar, seorang analis pertahanan; Ori Goldberg, seorang ilmuwan politik Israel; HA Hellyer, peneliti senior di Royal United Service Institute dan Center for American Progress; dan Daniel Levy, mantan penasihat pemerintah Israel.

Apa yang Akan Terjadi jika AS Tak Lagi Mendukung Israel?

1. Israel Akan Tumbang

“Saya merasa bahwa banyak negara Barat yang awalnya mendukung Israel kini merasa sangat tidak berdaya dan kini hanya menginginkan kejatuhan Israel. Bagi banyak negara, bahkan Jerman, ikatan pascaperang yang telah mengikat mereka dengan Israel telah menjadi begitu rapuh sehingga mungkin tidak akan bertahan tanpa AS," ungkap Ori Goldberg.

“Dugaan saya adalah [jika dukungan AS untuk Israel berakhir besok] mereka semua akan segera bergerak melawan Israel, meskipun tidak ada yang benar-benar ingin menjadi yang pertama," ujar Goldberg.

“Saya tidak tahu bentuk tindakan tersebut, apakah berupa sanksi, atau bahkan penerapan Bab 7 [Piagam PBB, yang mengizinkan intervensi segera], namun tindakan tersebut akan cepat," ungkap Goldberg.

Baca Juga: Melalui Parade Militer China, Xi Jinping Siap Pimpin Tatanan Dunia Baru

2. Israel Bisa Diserang Negara-negara Arab

Apa yang akan terjadi secara regional? Akankah Israel diserang, seperti yang diklaimnya?

"Saya pikir jika Anda tiba-tiba menyingkirkan AS dari persamaan, Anda akan menyingkirkan satu [hambatan] terbesar bagi suatu bentuk penyelesaian yang pernah ada," ungkap HA Hellyer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved