Melalui Parade Militer China, Xi Jinping Siap Pimpin Tatanan Dunia Baru

Rabu, 03 September 2025 - 14:15 WIB
loading...
A A A
“Dan juga melakukannya dalam volume yang lebih besar dalam hal jumlah senjata yang dikerahkan, jadi itu juga merupakan kekhawatiran yang nyata.”

Sementara itu, parade militer China menjadi unjuk kekuatan yang disengaja – dihadiri oleh orang-orang kuat, beberapa di antaranya secara aktif mengobarkan perang – dalam sebuah pesan yang tajam kepada tatanan dunia yang dipimpin AS.

Ini adalah pertama kalinya Xi, Putin, dan Kim berdiri bersama – dan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Xi menyelenggarakan pertemuan puncak para pemimpin dari seluruh Asia dan Timur Tengah yang dirancang dengan cermat.

Daftar hadir dan peserta mengirimkan pesan yang jelas: China siap menyeimbangkan kembali kekuatan global dan memiliki dukungan militer. Selain itu, China memiliki mitra yang memiliki visi yang sama, termasuk para pemimpin Eropa yang bersahabat dengan Rusia, yaitu Serbia, Slovakia, dan Belarus.

Dalam salah satu momen paling mencolok hari itu, pemimpin China Xi Jinping memimpin sekelompok pemimpin dunia terpilih menuju mimbar Tiananmen – diapit oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ini adalah pesan persatuan yang jelas antara ketiga otokrat tersebut, yang memiliki visi yang sama untuk tatanan dunia alternatif guna melawan dominasi AS dan sekutu Baratnya yang telah lama ada.

Xi mengatakan China "tak terhentikan": Berbicara sebelum parade, Xi menekankan nasionalisme dan kekuatan China, memberi tahu militernya bahwa kebangkitan China "tak terhentikan." Ia juga memperingatkan bahwa dunia perlu "memilih antara damai dan perang" dan bahwa China "tidak pernah terintimidasi oleh para penindas."

Lebih dari 50.000 penonton berkumpul di Beijing untuk parade tersebut, menurut penyiar negara CCTV. Video-video menunjukkan orang-orang bersorak, menyanyikan lagu kebangsaan, dan melambaikan bendera-bendera kecil China saat tank-tank melewati Lapangan Tiananmen. Para pengguna daring di platform media sosial China yang sangat disensor menggambarkan perasaan bangga patriotik mereka.

Bagi banyak orang di Barat, citra yang menentukan dari unjuk kekuatan militer Beijing pada hari Rabu bukanlah parade jet tempur siluman, senjata hipersonik, atau rudal nuklir – melainkan pemandangan Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un berdiri berdampingan dalam sebuah pertunjukan solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya melawan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved