Perempuan Ini Paksa 20 Pacar Membelikannya iPhone, lalu Dijual untuk Beli Rumah
Selasa, 02 September 2025 - 10:12 WIB
loading...
Perempuan muda di China bikin heboh setelah memaksa 20 pacar untuk membelikannya iPhone. Dia kemudian menjual semua iPhone itu untuk membeli rumah. Foto/odishatv
A
A
A
BEIJING - Seorang perempuan muda asal Shenzhen, China, membuat heboh publik setelah dilaporkan telah memaksa 20 pacarnya untuk masing-masing membelikannya iPhone 7. Dia kemudian menjual 20 iPhone mahal itu untuk membayar uang muka rumah.
Sosok perempuan tersebut, yang hanya diidentifikasi dengan nama samarannya "Xiaoli", telah viral di platform media sosial China; Weibo, ketika seorang rekan kerjanya menulis blog "Proud Qiaoba" yang membagikan kisah Xiaoli yang luar biasa.
Menurut unggahan tersebut, Xiaoli meminta iPhone andalan Apple kepada masing-masing pacarnya tak lama setelah dirilis pada September 2016.
Baca Juga: Viral, Wanita China Pasang Spanduk Perselingkuhan Sang Suami dan Sahabat selama 5 Tahun
Xiaoli kemudian menjual ke-20 iPhone tersebut kepada perusahaan daur ulang ponsel, HuiShouBao, dengan harga sekitar 120.000 yuan China (sekitar USD17.700 saat itu). Uang tersebut dilaporkan digunakan sebagai uang muka untuk sebuah properti di sebuah pedesaan di China.
HuiShouBao mengonfirmasi kepada BBC bahwa mereka memang telah membeli 20 perangkat iPhone 7 dari seorang pelanggan pada awal Oktober 2016, dengan harga sekitar 5.750 yuan China per ponsel.
Kisah ini memicu perdebatan sengit di kalangan publik China. Tanda pagar (tagar) #20mobilesforahouse menjadi trending topic di Weibo, ditonton lebih dari 13 juta kali dalam hitungan hari.
Meskipun beberapa orang memuji kecerdikan dan tekad Xiaoli untuk memiliki rumah, yang lain mengkritiknya atas apa yang mereka anggap sebagai perilaku manipulatif.
Xiaoli sendiri dilaporkan telah menolak semua permintaan wawancara dan tetap bungkam mengenai masalah ini di tengah hiruk-pikuk media.
Insiden ini kemudian dijuluki "Gerbang iPhone" oleh netizen dan telah memicu kembali perbincangan tentang pasar perumahan China dan dinamika gender dalam hubungan modern.
Sosok perempuan tersebut, yang hanya diidentifikasi dengan nama samarannya "Xiaoli", telah viral di platform media sosial China; Weibo, ketika seorang rekan kerjanya menulis blog "Proud Qiaoba" yang membagikan kisah Xiaoli yang luar biasa.
Menurut unggahan tersebut, Xiaoli meminta iPhone andalan Apple kepada masing-masing pacarnya tak lama setelah dirilis pada September 2016.
Baca Juga: Viral, Wanita China Pasang Spanduk Perselingkuhan Sang Suami dan Sahabat selama 5 Tahun
Xiaoli kemudian menjual ke-20 iPhone tersebut kepada perusahaan daur ulang ponsel, HuiShouBao, dengan harga sekitar 120.000 yuan China (sekitar USD17.700 saat itu). Uang tersebut dilaporkan digunakan sebagai uang muka untuk sebuah properti di sebuah pedesaan di China.
HuiShouBao mengonfirmasi kepada BBC bahwa mereka memang telah membeli 20 perangkat iPhone 7 dari seorang pelanggan pada awal Oktober 2016, dengan harga sekitar 5.750 yuan China per ponsel.
Kisah ini memicu perdebatan sengit di kalangan publik China. Tanda pagar (tagar) #20mobilesforahouse menjadi trending topic di Weibo, ditonton lebih dari 13 juta kali dalam hitungan hari.
Meskipun beberapa orang memuji kecerdikan dan tekad Xiaoli untuk memiliki rumah, yang lain mengkritiknya atas apa yang mereka anggap sebagai perilaku manipulatif.
Xiaoli sendiri dilaporkan telah menolak semua permintaan wawancara dan tetap bungkam mengenai masalah ini di tengah hiruk-pikuk media.
Insiden ini kemudian dijuluki "Gerbang iPhone" oleh netizen dan telah memicu kembali perbincangan tentang pasar perumahan China dan dinamika gender dalam hubungan modern.
(mas)
Lihat Juga :