Balas Dendam, Ukraina Siapkan Serangan Baru Jauh ke Dalam Wilayah Rusia
Senin, 01 September 2025 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat lain, Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa, melakukan perjalanan ke Polandia pada hari Minggu sebagai bagian dari kunjungannya ke negara-negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Rusia dan sekutunya, Belarusia.
Berbicara bersama Perdana Menteri Polandia Donald Tusk, von der Leyen menyebut Putin sebagai “predator” yang hanya dapat dikendalikan melalui “pencegahan yang kuat”.
Presiden Komisi Uni Eropa juga mengatakan bahwa negara-negara anggota yang berbatasan dengan Rusia dan Belarusia akan menerima dana tambahan dari blok tersebut, dan menyebut pertahanan perbatasannya sebagai “tanggung jawab bersama”.
Sementara Uni Eropa terus menyoroti risiko keamanan Rusia bagi benua yang lebih luas, Kremlin justru berusaha membesar-besarkan pencapaian militernya agar kemenangannya di Ukraina tampak tak terelakkan, menurut Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga kajian AS.
Dalam penilaian terbarunya terhadap konflik tersebut, ISW menyatakan bahwa klaim Panglima Militer Rusia Jenderal Valery Gerasimov pada hari Sabtu tentang keuntungan Rusia dibesar-besarkan.
Jenderal Rusia tersebut sebelumnya menyatakan bahwa pasukan Kremlin telah merebut wilayah seluas 3.500 km persegi [1.351 mil persegi] dan 149 permukiman sejak awal Maret.
“Klaim Gerasimov secara signifikan membesar-besarkan keuntungan Rusia sekitar 1.200 kilometer persegi [463 mil persegi] dan 19 permukiman,” kata ISW.
Berbicara bersama Perdana Menteri Polandia Donald Tusk, von der Leyen menyebut Putin sebagai “predator” yang hanya dapat dikendalikan melalui “pencegahan yang kuat”.
Presiden Komisi Uni Eropa juga mengatakan bahwa negara-negara anggota yang berbatasan dengan Rusia dan Belarusia akan menerima dana tambahan dari blok tersebut, dan menyebut pertahanan perbatasannya sebagai “tanggung jawab bersama”.
Sementara Uni Eropa terus menyoroti risiko keamanan Rusia bagi benua yang lebih luas, Kremlin justru berusaha membesar-besarkan pencapaian militernya agar kemenangannya di Ukraina tampak tak terelakkan, menurut Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga kajian AS.
Dalam penilaian terbarunya terhadap konflik tersebut, ISW menyatakan bahwa klaim Panglima Militer Rusia Jenderal Valery Gerasimov pada hari Sabtu tentang keuntungan Rusia dibesar-besarkan.
Jenderal Rusia tersebut sebelumnya menyatakan bahwa pasukan Kremlin telah merebut wilayah seluas 3.500 km persegi [1.351 mil persegi] dan 149 permukiman sejak awal Maret.
“Klaim Gerasimov secara signifikan membesar-besarkan keuntungan Rusia sekitar 1.200 kilometer persegi [463 mil persegi] dan 19 permukiman,” kata ISW.
(mas)
Lihat Juga :