Disergap Hamas, 4 Tentara Israel Hilang di Gaza

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 19:35 WIB
loading...
Disergap Hamas, 4 Tentara...
Empat tentara Israel hilang di Gaza saat penyergapan oleh Hamas. Foto/X
A A A
GAZA - Media Israel melaporkan bahwa 4 tentara hilang, sementara yang lainnya tewas dan terluka di Gaza. Itu dalam bagian dari penyergapan besar-besaran untuk menangkap tentara Israel yang dilakukan oleh Brigade Qassam di permukiman Zeitoun, timur Kota Gaza.

Sumber-sumber melaporkan bahwa operasi tersebut dimulai dengan penyergapan besar-besaran di lingkungan Zeitoun, yang mengakibatkan tewasnya beberapa tentara Israel, sementara laporan lain mengonfirmasi adanya cedera yang digambarkan kritis.

Media berbahasa Ibrani menambahkan bahwa tentara Israel mengerahkan 6 helikopter tambahan untuk mengevakuasi korban tewas dan luka dari lokasi penyergapan, sembari menembakkan suar secara intensif ke langit di atas Gaza tengah dalam upaya mengamankan pasukannya.

Laporan-laporan juga mengindikasikan bahwa tentara Israel mengaktifkan Protokol Hannibal, sebuah tindakan militer darurat yang digunakan dalam situasi seperti itu untuk mencegah tentaranya ditangkap.

Sumber-sumber mengonfirmasi bahwa pasukan dari Divisi (162) dan Brigade Lapis Baja (401) adalah pihak-pihak yang terlibat dalam penyergapan tersebut, dan bahwa pasukan ini berada di bawah tekanan berat akibat pertempuran di lingkungan Zeitoun dengan kedatangan lebih banyak pejuang Palestina untuk mendukung operasi tersebut.

Baca Juga: 5 Revolusi Berdarah yang Membentuk Sejarah Dunia, Mayoritas Berujung Penggulingan Kekuasaan

Media Israel melaporkan bahwa pejuang Qassam berusaha menangkap tentara selama penyergapan di lingkungan Zeitoun, sementara tentara Israel terus melakukan pencarian ekstensif terhadap tentara yang hilang.

Laporan juga menunjukkan bahwa operasi pertama terjadi di lingkungan Zeitoun ketika pasukan dari Brigade Nahal terjebak dalam penyergapan yang terencana dengan baik, menewaskan satu tentara dan melukai lainnya. Pasukan lain kemudian menjadi sasaran penyergapan kedua di lingkungan Sabra, yang mendorong helikopter Israel untuk campur tangan dan mengebom lokasi tersebut.

Abu Obeida, juru bicara Brigade Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengonfirmasi bahwa perlawanan Palestina berada dalam siaga tinggi untuk menghadapi rencana Israel menduduki Kota Gaza, yang menurutnya akan menghancurkan kepemimpinan politik dan militer pendudukan. Ia mencatat bahwa para tahanan Israel akan bersama para pejuang perlawanan di area pertempuran.

Dalam serangkaian postingan di Telegram pada Jumat malam, Abu Obeida mengatakan bahwa rencana pendudukan Gaza "akan dibayar oleh tentara musuh dengan darah prajuritnya, dan akan meningkatkan peluang untuk menangkap prajurit baru, insya Allah."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved