Wakil Presiden Vance Siap Pimpin AS jika Terjadi Tragedi Mengerikan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:43 WIB
loading...
Wakil Presiden Vance...
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J.D. Vance. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J.D. Vance mengatakan ia siap menjabat sebagai presiden jika "tragedi mengerikan" menimpa Donald Trump. Vance merujuk pada tujuh bulan "pelatihan kerja" yang telah ia jalani di jabatannya saat ini.

Dalam wawancara dengan USA Today pada hari Kamis (28/8/2025), Vance ditanya apakah ia dapat menggantikan atasannya jika Trump tidak mampu memimpin pemerintahan. Trump yang berumur 79 tahun merupakan salah satu presiden tertua dalam sejarah negara AS.

Menurut Vance, Trump tetap energik dan berdedikasi. "Dia orang terakhir yang tidur... dan orang pertama... yang menelepon di pagi hari," ujar wakil presiden tersebut.

Dia menegaskan keyakinannya bahwa, “Trump akan menjalani sisa masa jabatannya dan melakukan hal-hal hebat bagi rakyat Amerika."

Namun, ia menambahkan, "Jika, amit-amit, terjadi tragedi mengerikan, saya tidak dapat membayangkan pelatihan kerja yang lebih baik daripada yang telah saya dapatkan selama 200 hari terakhir."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
AS-Iran Setop Perang,...
AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
Ternyata Ini Cara AI...
Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Berita Terkini
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved