Pengadilan Thailand Pecat Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dari Jabatannya

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 16:24 WIB
loading...
Pengadilan Thailand...
Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra dipecat oleh pengadilan. Foto/@ingshin/X
A A A
BANGKOK - Mahkamah Konstitusi (MK) Thailand memberhentikan Perdana Menteri (PM) Paetongtarn Shinawatra yang sedang ditangguhkan jabatannya. MK menyatakan Paetongtarn bersalah atas pelanggaran etika terkait panggilan telepon kontroversial dengan mantan Pemimpin Kamboja, Hun Sen.

Putusan pada hari Jumat (29/8/2025) menjadikan Paetongtarn sebagai perdana menteri kelima sejak 2008 yang dicopot dari jabatannya oleh hakim Thailand.

Panel yang beranggotakan sembilan hakim memutuskan politisi berusia 39 tahun itu telah gagal menegakkan standar etika atau menunjukkan integritas yang dibutuhkan seorang perdana menteri selama panggilan teleponnya dengan Hun Sen pada bulan Juni untuk membahas bentrokan mematikan di perbatasan antara kedua negara.

Panel tersebut mengatakan Paetongtarn telah mengutamakan kepentingan pribadinya di atas kepentingan bangsa.

Dalam percakapan yang bocor, Paetongtarn terdengar menjilat Hun Sen dan memanggilnya "paman", sambil mengkritik seorang komandan senior militer Thailand dan menyebutnya sebagai "lawan".

Putusan hari Jumat adalah yang kedua dari tiga kasus pengadilan berisiko tinggi terhadap Paetongtarn dan ayahnya, mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Thaksin, miliarder berusia 76 tahun itu dibebaskan dari tuduhan penghinaan terhadap monarki yang berkuasa di negara itu pekan lalu, tetapi menghadapi kasus pengadilan lain atas masa tinggalnya di sayap rumah sakit, alih-alih penjara, pada tahun 2023 karena ia menjalani hukuman yang diringankan atas tuduhan korupsi.

Baca juga: PPI Dunia Soroti Unjuk Rasa Berdarah dan Korupsi Akut di Indonesia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved