Mimpi Buruk! India Bersiap Hadapi PHK Besar-besaran akibat Dicekik Tarif Trump 50%

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Namun, hal itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Tekstil, permata, perhiasan, karpet, dan udang merupakan beberapa ekspor terbesar India ke AS dan diperkirakan akan menjadi yang paling terdampak oleh tarif ini.

K Anand Kumar, yang mengelola perusahaan ekspor udang Sandhya Marines dan mempekerjakan hampir 3.500 pekerja di satu kota pesisir di negara bagian Andhra Pradesh di Teluk Benggala, mengatakan bisnisnya berada di ambang kebangkrutan.

Lebih dari 90% kargo perusahaannya ditujukan ke pasar AS. Tahun lalu, India mengekspor 1,78 juta metrik ton makanan laut senilai USD7,38 miliar, yang merupakan rekor tertinggi.

Udang mendominasi, menyumbang 92% dari total nilai. Dan AS menerima lebih dari 40% pengiriman udang India.

“Industri udang merupakan sektor yang sangat padat karya, dengan petani kecil,” ungkap Kumar, yang juga memimpin cabang Andhra Pradesh dari asosiasi ekspor makanan laut.

Dengan mempertimbangkan semua orang, kata Kumar, hampir dua juta orang terkait dengan ekspor udang.

Kumar mengatakan lebih dari 50% pekerja tersebut akan menanggung beban langsung tarif Trump.

“Kami sudah melakukan PHK karena kami tidak mampu terus membayar gaji tanpa ada pesanan yang masuk,” ungkap Kumar kepada Al Jazeera. “Para petani kecil, yang mengupas udang, akan paling terdampak karena tidak ada pekerjaan yang tersedia untuk mereka.”

Asosiasi eksportir memperkirakan tarif tersebut dapat memengaruhi hampir 55% dari ekspor barang dagangan India ke AS senilai USD87 miliar – dan menguntungkan pesaing seperti Vietnam, Bangladesh, dan China, yang telah dikenakan tarif lebih rendah.

Moody’s Ratings mencatat tarif Trump atas impor India dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi India.

Setelah tahun 2025, lembaga pemeringkat tersebut mengatakan, kesenjangan tarif yang jauh lebih lebar dibandingkan dengan negara-negara Asia Pasifik lainnya akan sangat membatasi ambisi India untuk mengembangkan sektor manufakturnya dan bahkan dapat membalikkan sebagian keuntungan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir dalam menarik investasi terkait.

“Rasanya seperti berada dalam mimpi buruk,” ujar Kumar, “di mana Anda tidak tahu angka tarif acak baru apa yang akan Anda hadapi selanjutnya.”

Dalam 30 tahun terakhir berbisnis dengan AS, kata Kumar, krisis ini terasa belum terpetakan. “AS mempermainkan kami, melakukan apa pun yang mereka inginkan,” ujar dia. “Dan kami terpaksa menyesuaikan diri. Rasanya sangat tidak berdaya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
TikTok Dikabarkan Bakal...
TikTok Dikabarkan Bakal Melakukan PHK Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved