9 Serangan Drone Rusia Terbesar ke Ukraina
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Gelombang serangan ini berdampak serius: menewaskan setidaknya delapan orang dan melukai puluhan lainnya, serta merusak rumah, sekolah, dan ambulans.
Bahkan pada akhir Juli, serangan terhadap Kyiv menggunakan lebih dari 300 drone dan 8 misil, menewaskan 31 orang termasuk lima anak-anak, serta melukai 159 lainnya.
Menjelang hari ulang tahun perang Rusia–Ukraina, pihak Rusia kembali melancarkan serangan drone besar: sekitar 273 drone dan decoy diluncurkan, dengan 88 berhasil diintersep dan 128 hilang kemungkinan melalui jamming elektronik.
Ini menjadi serangan drone tunggal terbesar sejak perang dimulai, menurut laporan.
Serangan ini menyasar wilayah Kyiv serta Dnipropetrovsk dan Donetsk, menyebabkan sejumlah korban.
Pada 22 Maret 2024, Rusia melancarkan serangan besar berupa 88 misil dan 63 drone serentak di berbagai kawasan, dari Kharkiv hingga Lviv dan Odesa — total lebih dari 20 daerah terdampak.
Serangan ini menonaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Air Dnieper (Dnieper HPP), menyebabkan lebih dari satu juta warga kehilangan akses listrik.
Tiga orang tewas dan puluhan lainnya terluka, terutama di Zaporizhzhia dan kawasan lainnya.
Pada 14 Februari 2025, satu drone tempur Rusia menghantam struktur New Safe Confinement di PLTN Chernobyl, merusak pelindung reaktor lama. Beruntung, tidak ada peningkatan radiasi atau korban jiwa yang dilaporkan.
Meskipun Rusia membantah keterlibatannya, Zelensky menyebutnya sebagai serangan yang bisa membahayakan perdamaian dan keamanan nuklir.
7. Serangan “Paling Besar” terhadap Kharkiv: 48 Drone + Misil & Bom Luncur (7 Juni 2025)
Dalam video BBC mengenai serangan Rusia terhebat terhadap Kharkiv hingga saat itu, dilaporkan 48 drone, ditambah dua misil dan empat bom gliding (gliding bombs) diluncurkan dalam satu malam, menewaskan tiga orang dan melukai 21 lainnya.
Bahkan pada akhir Juli, serangan terhadap Kyiv menggunakan lebih dari 300 drone dan 8 misil, menewaskan 31 orang termasuk lima anak-anak, serta melukai 159 lainnya.
4. Serangan Besar pada Jelang Ulang Tahun Perang: 273 Drone (Sekitar 24 Februari 2025)
Menjelang hari ulang tahun perang Rusia–Ukraina, pihak Rusia kembali melancarkan serangan drone besar: sekitar 273 drone dan decoy diluncurkan, dengan 88 berhasil diintersep dan 128 hilang kemungkinan melalui jamming elektronik.
Ini menjadi serangan drone tunggal terbesar sejak perang dimulai, menurut laporan.
Serangan ini menyasar wilayah Kyiv serta Dnipropetrovsk dan Donetsk, menyebabkan sejumlah korban.
5. Serangan Terhadap Pembangkit Listrik: 22 Maret 2024
Pada 22 Maret 2024, Rusia melancarkan serangan besar berupa 88 misil dan 63 drone serentak di berbagai kawasan, dari Kharkiv hingga Lviv dan Odesa — total lebih dari 20 daerah terdampak.
Serangan ini menonaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Air Dnieper (Dnieper HPP), menyebabkan lebih dari satu juta warga kehilangan akses listrik.
Tiga orang tewas dan puluhan lainnya terluka, terutama di Zaporizhzhia dan kawasan lainnya.
6. Serangan terhadap Fasilitas Nuklir: Chernobyl (14 Februari 2025)
Pada 14 Februari 2025, satu drone tempur Rusia menghantam struktur New Safe Confinement di PLTN Chernobyl, merusak pelindung reaktor lama. Beruntung, tidak ada peningkatan radiasi atau korban jiwa yang dilaporkan.
Meskipun Rusia membantah keterlibatannya, Zelensky menyebutnya sebagai serangan yang bisa membahayakan perdamaian dan keamanan nuklir.
7. Serangan “Paling Besar” terhadap Kharkiv: 48 Drone + Misil & Bom Luncur (7 Juni 2025)
Dalam video BBC mengenai serangan Rusia terhebat terhadap Kharkiv hingga saat itu, dilaporkan 48 drone, ditambah dua misil dan empat bom gliding (gliding bombs) diluncurkan dalam satu malam, menewaskan tiga orang dan melukai 21 lainnya.
Lihat Juga :