Rusia Serang Ibu Kota Ukraina Besar-besaran Tewaskan 21 Orang, Zelensky Murka
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Otoritas Kota Kyiv melaporkan setidaknya 38 orang terluka saat operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, dengan layanan darurat memadamkan api dan menyisir puing-puing bangunan yang hancur.
Ledakan menerangi langit dini hari di Ibu Kota Ukraina selama peringatan udara, yang berlangsung selama lebih dari sembilan jam, dengan kepulan asap menutupi langit saat drone-drone Rusia terbang di atas kepala.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 563 dari 598 drone dan 26 dari 31 rudal yang diluncurkan Rusia dalam serangan di seluruh negeri.
Angkatan Udara juga mencatat serangan di 13 lokasi dan puing-puing jatuh di 26 lokasi.
“Sayangnya, gaya serangan Rusia itu tipikal,” tulis Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, di Telegram.
“Serangan gabungan, dari berbagai arah. Dan sistematis, menargetkan bangunan tempat tinggal biasa," paparnya.
Rusia, yang menyangkal menargetkan warga sipil, mengklaim serangan terbarunya menargetkan situs-situs militer. Moskow telah meningkatkan serangan udara dalam beberapa bulan terakhir di kota-kota Ukraina yang jauh dari garis depan perang.
Ledakan menerangi langit dini hari di Ibu Kota Ukraina selama peringatan udara, yang berlangsung selama lebih dari sembilan jam, dengan kepulan asap menutupi langit saat drone-drone Rusia terbang di atas kepala.
Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 563 dari 598 drone dan 26 dari 31 rudal yang diluncurkan Rusia dalam serangan di seluruh negeri.
Angkatan Udara juga mencatat serangan di 13 lokasi dan puing-puing jatuh di 26 lokasi.
“Sayangnya, gaya serangan Rusia itu tipikal,” tulis Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, di Telegram.
“Serangan gabungan, dari berbagai arah. Dan sistematis, menargetkan bangunan tempat tinggal biasa," paparnya.
Rusia, yang menyangkal menargetkan warga sipil, mengklaim serangan terbarunya menargetkan situs-situs militer. Moskow telah meningkatkan serangan udara dalam beberapa bulan terakhir di kota-kota Ukraina yang jauh dari garis depan perang.
Lihat Juga :