Mengapa Tony Blair dan Jared Kushner Berada di Gedung Putih untuk Bahas Gaza?
Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Keputusan itu dipandang sebagai pengkhianatan oleh Palestina dan para pendukungnya, yang telah lama mengandalkan front Arab yang bersatu untuk menahan pengakuan hingga terbentuknya negara Palestina.
Blair juga aktif dalam diskusi terkait rencana pengambilalihan Gaza oleh Trump. Pada bulan Juli, The Financial Times melaporkan Tony Blair Institute (TBI) ikut serta dalam diskusi tentang Mengubah Gaza menjadi "riviera" dan membangun "Zona Manufaktur Cerdas Elon Musk".
Rencana muluk-muluk tersebut sebagian mencerminkan betapa sedikitnya pekerjaan konkret yang telah dilakukan untuk rekonstruksi Gaza. Musk, miliarder AS, baru-baru ini berselisih dengan Trump.
Namun, rencana tersebut diuraikan dalam slide deck yang dibuat sekelompok pengusaha Israel dengan dukungan konsultan di Boston Consulting Group.
Meskipun TBI bersikeras tidak mendukung atau menulis slide tersebut, dua stafnya berpartisipasi dalam diskusi terkait inisiatif tersebut.
TBI didirikan Blair pada tahun 2016 untuk dilaporkan mempromosikan reformasi kebijakan global dan memerangi ekstremisme.
Satu dokumen internal TBI, berjudul "Cetak Biru Ekonomi Gaza", beredar di dalam kelompok proyek dan menguraikan proposal ekonomi dan infrastruktur yang ambisius.
Proposal-proposal ini termasuk pelabuhan laut dalam yang menghubungkan Gaza dengan koridor India-Timur Tengah-Eropa, serta visi untuk pulau-pulau buatan di lepas pantai.
Tidak jelas seberapa sering Blair sendiri telah berkonsultasi dengan Trump.
Melibatkan India dalam proyek tersebut akan terbukti sulit saat ini, karena Trump telah mengenakan tarif sebesar 50% pada negara Asia tersebut.
Baca juga: Siapa Tony Blair? Mantan PM Inggris yang Lembaganya Terlibat Rencana Pembersihan Etnis Gaza Riviera Trump
Blair juga aktif dalam diskusi terkait rencana pengambilalihan Gaza oleh Trump. Pada bulan Juli, The Financial Times melaporkan Tony Blair Institute (TBI) ikut serta dalam diskusi tentang Mengubah Gaza menjadi "riviera" dan membangun "Zona Manufaktur Cerdas Elon Musk".
Rencana muluk-muluk tersebut sebagian mencerminkan betapa sedikitnya pekerjaan konkret yang telah dilakukan untuk rekonstruksi Gaza. Musk, miliarder AS, baru-baru ini berselisih dengan Trump.
Namun, rencana tersebut diuraikan dalam slide deck yang dibuat sekelompok pengusaha Israel dengan dukungan konsultan di Boston Consulting Group.
Meskipun TBI bersikeras tidak mendukung atau menulis slide tersebut, dua stafnya berpartisipasi dalam diskusi terkait inisiatif tersebut.
TBI didirikan Blair pada tahun 2016 untuk dilaporkan mempromosikan reformasi kebijakan global dan memerangi ekstremisme.
Satu dokumen internal TBI, berjudul "Cetak Biru Ekonomi Gaza", beredar di dalam kelompok proyek dan menguraikan proposal ekonomi dan infrastruktur yang ambisius.
Proposal-proposal ini termasuk pelabuhan laut dalam yang menghubungkan Gaza dengan koridor India-Timur Tengah-Eropa, serta visi untuk pulau-pulau buatan di lepas pantai.
Tidak jelas seberapa sering Blair sendiri telah berkonsultasi dengan Trump.
Melibatkan India dalam proyek tersebut akan terbukti sulit saat ini, karena Trump telah mengenakan tarif sebesar 50% pada negara Asia tersebut.
Baca juga: Siapa Tony Blair? Mantan PM Inggris yang Lembaganya Terlibat Rencana Pembersihan Etnis Gaza Riviera Trump
(sya)
Lihat Juga :