Pilot F-35 Sempat Kontak Teknisi selama 50 Menit sebelum Pesawatnya Jatuh di Alaska

Rabu, 27 Agustus 2025 - 21:55 WIB
loading...
A A A
Investigasi menemukan masalah lapisan es hidrolik serupa pada F-35 lain di pangkalan yang sama selama penerbangan sembilan hari setelah kecelakaan, tetapi pesawat tersebut berhasil mendarat tanpa insiden.

Laporan tersebut mencatat bahwa Lockheed Martin telah mengeluarkan panduan tentang masalah yang dialami sensor F-35 dalam cuaca dingin ekstrem dalam buletin perawatan pada April 2024, sekitar sembilan bulan sebelum kecelakaan. Masalah tersebut dapat "menyulitkan pilot untuk mempertahankan kendali pesawat," kata panduan tersebut.

Suhu pada saat kecelakaan adalah -1 derajat Fahrenheit, kata laporan itu.

Dikatakan jika peserta panggilan konferensi merujuk pada buletin perawatan 2024, "mereka kemungkinan akan menyarankan pendaratan berhenti total yang direncanakan atau ejeksi terkendali, alih-alih touch-and-go kedua" yang pada akhirnya menyebabkan kondisi yang menyebabkan kecelakaan, kata laporan itu.

CNN telah menghubungi Lockheed Martin untuk memberikan komentar terkait laporan Angkatan Udara.

Dewan Investigasi Kecelakaan Angkatan Udara menyimpulkan bahwa "pengambilan keputusan kru, termasuk mereka yang melakukan panggilan konferensi dalam penerbangan," kurangnya "pengawasan terhadap program bahan berbahaya," yang mengawasi penyimpanan dan distribusi cairan hidrolik, dan tidak mengikuti prosedur servis hidrolik pesawat dengan benar, semuanya berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved