Demi Wujudkan Israel Raya, Zionis Pertahankan Pasukan di Suriah

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:05 WIB
loading...
Demi Wujudkan Israel...
Demi wujudkan Israel Raya, Zionis pertahankan pasukan di Suriah. Foto/X
A A A
GAZA - Menteri Pertahanan Israel menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel akan tetap berada di wilayah Suriah di sekitar Gunung Hermon, dan menegaskan bahwa kehadiran militer diperlukan untuk "melindungi" kota-kota dan desa-desa Israel. Pengumuman ini memperkuat niat Israel untuk secara ilegal mempertahankan tanah yang dirampas dari tetangganya, bahkan ketika perundingan yang dimediasi AS antara Damaskus dan Tel Aviv terus berlanjut.

"IDF akan tetap berada di puncak Gunung Hermon dan di zona keamanan yang diperlukan untuk melindungi permukiman Golan dan Galilea dari ancaman yang membayangi pihak Suriah sebagai pelajaran utama dari peristiwa 7 Oktober," tulis Menteri Pertahanan Israel Katz dalam sebuah unggahan di X, dilansir Middle East Monitor.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam serangan terbaru pada hari Senin, di mana pasukan Israel mengerahkan 11 kendaraan dan sekitar 60 tentara untuk menduduki Tal Bat al-Warda, sebuah puncak bukit strategis di kaki Gunung Hermon.

Damaskus mengatakan tindakan tersebut merupakan "pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Republik Arab Suriah" dan memperingatkan bahwa agenda ekspansionis Israel meningkatkan ketidakstabilan regional.

BacaJuga: AS Dukung Pasukan NATO Dikirim ke Ukraina

Israel telah melakukan serangan udara berulang kali di seluruh Suriah sejak jatuhnya Bashar al-Assad tahun lalu, yang menargetkan lokasi sipil dan militer termasuk Kementerian Pertahanan di Damaskus dan daerah-daerah di dekat istana presiden.

Serangan-serangan ini, di samping aneksasi wilayah Israel yang merayap, mencerminkan apa yang digambarkan para analis sebagai bagian dari proyek yang lebih luas: melemahkan Suriah, memecah belah dunia Arab, dan mengukuhkan dominasi Israel.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sering kali menggunakan bahasa Alkitab untuk membenarkan ekspansi tersebut, menggambarkan dirinya sedang menjalankan "misi historis dan spiritual" dan menyatakan keterikatannya yang mendalam pada visi "Tanah Perjanjian" dan Israel Raya.

Dengan menempatkan pasukan di dalam wilayah Suriah dan membentengi Gunung Hermon, Israel dianggap tidak hanya mengatasi apa yang disebutnya "masalah keamanan" tetapi juga memajukan proyek kolonialnya yang telah lama berjalan untuk memecah Suriah menjadi negara yang lemah dan mudah tunduk pada kepentingan Israel.

Damaskus telah berulang kali menuntut diakhirinya agresi Israel. "Eskalasi berbahaya ini dianggap sebagai ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan regional," kata Kementerian Luar Negeri Suriah dalam sebuah pernyataan.

Namun, dengan kekuatan Barat yang terus melindungi Israel secara diplomatis, Tel Aviv terus melanjutkan pendudukan dan kampanye pengebomannya, yang menggarisbawahi penolakannya terhadap hukum internasional dan kedaulatan regional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved