Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Kamis, 28 Agustus 2025 - 02:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AS Dukung Pasukan NATO Dikirim ke Ukraina
Salah satu makalahnya yang paling terkenal menemukan bahwa hukuman gantung massal yang kejam terhadap warga kulit hitam Amerika antara tahun 1870 dan 1940 mengurangi jumlah paten yang diberikan kepada penemu kulit hitam.
Cook telah menulis dan ikut menulis makalah penelitian dan artikel lainnya tentang hubungan antara segregasi dan hukuman gantung massal, konsekuensi kematian dari nama-nama yang khas kulit hitam, serta penyebab dan konsekuensi dari disparitas gender dan ras saat ini dalam inovasi dan pengajuan paten.
Ia kuliah di Spelman College, sebuah perguruan tinggi perempuan kulit hitam yang bersejarah, dan Universitas Oxford sebagai penerima beasiswa Marshall, kemudian meraih gelar Ph.D. di bidang ekonomi dari Universitas California, Berkeley.
“Dedikasi saya terhadap pelayanan publik diperkuat dengan mengamati keberanian dan tekad almarhum orang tua saya dan anggota keluarga saya lainnya. Kami berdiri bersama teman-teman dan tetangga yang namanya tidak pernah tercatat, dan yang lainnya, seperti Pendeta Dr. Martin Luther King, Jr., yang kenangannya terukir dalam sejarah bangsa kita.”
Pada tahun 2019, Cook, yang saat itu masih mahasiswa pra-doktoral, menerbitkan opini di New York Times yang menyoroti hambatan yang dihadapi perempuan kulit hitam di bidang ekonomi, termasuk diskriminasi, pelecehan, dan ketidaksetaraan dalam sitasi publikasi. Opoku-Agyeman, seorang mahasiswa doktoral di Harvard Kennedy School, kemudian ikut mendirikan Sadie Collective, sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan jalur karier bagi perempuan kulit hitam di bidang ekonomi dan bidang terkait. Organisasi ini dinamai Dr. Sadie T.M. Alexander, yang pada tahun 1921 menjadi perempuan kulit hitam pertama yang meraih gelar Ph.D. di bidang ekonomi.
2. Fokus Ekonomi Internasional
Melansir 19thnews, sebagian besar penelitian ekonomi Cook berfokus pada ekonomi internasional, khususnya ekonomi Rusia dan Nigeria pasca-Soviet, dan pada isu ras di Amerika, termasuk dampak hukuman gantung massal dan segregasi serta sejarah inovasi warga kulit hitam.Salah satu makalahnya yang paling terkenal menemukan bahwa hukuman gantung massal yang kejam terhadap warga kulit hitam Amerika antara tahun 1870 dan 1940 mengurangi jumlah paten yang diberikan kepada penemu kulit hitam.
Cook telah menulis dan ikut menulis makalah penelitian dan artikel lainnya tentang hubungan antara segregasi dan hukuman gantung massal, konsekuensi kematian dari nama-nama yang khas kulit hitam, serta penyebab dan konsekuensi dari disparitas gender dan ras saat ini dalam inovasi dan pengajuan paten.
3. Seorang Profesor Ekonomi
Sebelum Presiden Joe Biden saat itu mengangkatnya ke Federal Reserve, Cook adalah seorang profesor ekonomi dan hubungan internasional di Michigan State University. Ia bertugas di Dewan Penasihat Ekonomi pada masa pemerintahan Obama dan di Kantor Urusan Internasional Departemen Keuangan dari tahun 2000 hingga 2001.Ia kuliah di Spelman College, sebuah perguruan tinggi perempuan kulit hitam yang bersejarah, dan Universitas Oxford sebagai penerima beasiswa Marshall, kemudian meraih gelar Ph.D. di bidang ekonomi dari Universitas California, Berkeley.
3. Terinspirasi Martin Luther King
“Saya menghabiskan masa kecil saya di Milledgeville, Georgia, di tengah pedesaan di Selatan yang sedang mengalami desegregasi,” ujarnya dalam sidang pencalonan kongres tahun 2023 untuk masa jabatan penuh di Dewan Gubernur.“Dedikasi saya terhadap pelayanan publik diperkuat dengan mengamati keberanian dan tekad almarhum orang tua saya dan anggota keluarga saya lainnya. Kami berdiri bersama teman-teman dan tetangga yang namanya tidak pernah tercatat, dan yang lainnya, seperti Pendeta Dr. Martin Luther King, Jr., yang kenangannya terukir dalam sejarah bangsa kita.”
4. Mengadvokasi Perempuan Kulit Hitam
Cook juga mengadvokasi perempuan dan warga kulit berwarna di bidang ekonomi, termasuk dalam perannya sebagai pengarah Program Pelatihan Musim Panas Asosiasi Ekonomi Amerika dari tahun 2018 hingga 2021. Perempuan kulit hitam sangat kurang terwakili dalam profesi ekonomi yang didominasi kulit putih dan laki-laki, yang pada gilirannya menyebabkan kurangnya representasi di badan-badan pengambil keputusan seperti Federal Reserve.Pada tahun 2019, Cook, yang saat itu masih mahasiswa pra-doktoral, menerbitkan opini di New York Times yang menyoroti hambatan yang dihadapi perempuan kulit hitam di bidang ekonomi, termasuk diskriminasi, pelecehan, dan ketidaksetaraan dalam sitasi publikasi. Opoku-Agyeman, seorang mahasiswa doktoral di Harvard Kennedy School, kemudian ikut mendirikan Sadie Collective, sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan jalur karier bagi perempuan kulit hitam di bidang ekonomi dan bidang terkait. Organisasi ini dinamai Dr. Sadie T.M. Alexander, yang pada tahun 1921 menjadi perempuan kulit hitam pertama yang meraih gelar Ph.D. di bidang ekonomi.
Lihat Juga :