Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Kamis, 28 Agustus 2025 - 02:10 WIB
loading...
A
A
A
Alexander, tulis mereka dalam opini tersebut, "beralih ke hukum karena rasisme dan seksisme yang dihadapinya. Seabad kemudian, pengalaman para ekonom perempuan kulit hitam sangat mirip."
Anggota Kongres dari Partai Demokrat dan para advokat dengan cepat mengutuk langkah Trump untuk memecat Cook, yang terbaru dari serangkaian perempuan kulit hitam terkemuka yang dikritik oleh pemerintah.
Fatima Goss Graves, presiden dan CEO National Women's Law Center, mengatakan upaya Trump untuk memecat Cook merupakan "bukti lebih lanjut dari strateginya untuk secara ilegal membubarkan badan independen secara politik yang tidak dapat ia kendalikan."
"Berkali-kali, presiden telah menargetkan para pemimpin perempuan kulit hitam dan mencoba menyingkirkan mereka dari posisi kekuasaan," katanya. "Ketika harga terus naik dan dukungan publik menurun, Trump mencoba mengalihkan perhatian bangsa dari kegagalannya dengan menyingkirkan para ahli dan menggantinya dengan loyalis politik yang akan secara membabi buta menjalankan agenda destruktifnya, berapa pun biayanya bagi bangsa kita dan bagi keluarga pekerja."
Anggota Kongres dari Partai Demokrat dan para advokat dengan cepat mengutuk langkah Trump untuk memecat Cook, yang terbaru dari serangkaian perempuan kulit hitam terkemuka yang dikritik oleh pemerintah.
5. Perempuan Kulita Hitam Pertama yang Menjabat Gubernur The Fed
"Lisa Cook adalah perempuan kulit hitam pertama yang pernah menjabat di Dewan Gubernur Federal Reserve," ujar Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries dalam sebuah pernyataan. "Donald Trump berusaha menyingkirkannya tanpa bukti kredibel sedikit pun bahwa ia telah melakukan kesalahan."Fatima Goss Graves, presiden dan CEO National Women's Law Center, mengatakan upaya Trump untuk memecat Cook merupakan "bukti lebih lanjut dari strateginya untuk secara ilegal membubarkan badan independen secara politik yang tidak dapat ia kendalikan."
"Berkali-kali, presiden telah menargetkan para pemimpin perempuan kulit hitam dan mencoba menyingkirkan mereka dari posisi kekuasaan," katanya. "Ketika harga terus naik dan dukungan publik menurun, Trump mencoba mengalihkan perhatian bangsa dari kegagalannya dengan menyingkirkan para ahli dan menggantinya dengan loyalis politik yang akan secara membabi buta menjalankan agenda destruktifnya, berapa pun biayanya bagi bangsa kita dan bagi keluarga pekerja."
(ahm)
Lihat Juga :