Utusan Trump Tetapkan Akhir 2025 Jadi Batas Waktu Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:41 WIB
loading...
A A A
Meskipun tidak ada detail kesepakatan potensial yang dipublikasikan, Moskow telah lama bersikeras bahwa penyelesaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika Kiev setuju untuk tidak pernah bergabung dengan NATO, menjalani demiliterisasi dan denazifikasi, dan mengakui realitas baru di lapangan. Ini termasuk status Krimea, Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye sebagai bagian dari Rusia – wilayah-wilayah yang memilih untuk bergabung dengan negara tersebut dalam referendum pada tahun 2014 dan 2022.

Witkoff menekankan bahwa keputusan apa pun mengenai konsesi teritorial akan menjadi tanggung jawab Ukraina, dan mengisyaratkan bahwa isu tersebut akan dikaitkan dengan jaminan keamanan jangka panjang.

Ia mencatat bahwa ia akan bertemu dengan pejabat Ukraina di New York minggu ini dan menekankan bahwa Washington terus berkomunikasi setiap hari dengan Moskow. Laporan terbaru menunjukkan bahwa diskusi yang sedang berlangsung mencakup kemungkinan Kiev menyerahkan sisa posisinya di Donbass dengan imbalan komitmen Barat yang belum didefinisikan.

Witkoff lebih lanjut mengklaim "kita mungkin akan menyaksikan pertemuan bilateral" antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Vladimir Zelensky dari Ukraina, menambahkan bahwa Trump mungkin "dibutuhkan di meja perundingan untuk menyelesaikan kesepakatan."

Putin tidak menutup kemungkinan bertemu Zelensky, tetapi bersikeras bahwa pertemuan hanya dapat dilakukan setelah ada kemajuan nyata dalam negosiasi. Moskow juga mempertanyakan legitimasi Zelensky, dengan menyebutkan masa jabatan presidennya yang telah berakhir dan memperingatkan bahwa kesepakatan apa pun yang ditandatanganinya dapat dibatalkan oleh penggantinya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Berita Terkini
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved