Heboh, Australia Tiba-tiba Usir Dubes Iran

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:51 WIB
loading...
A A A
ASIO menilai kemungkinan Iran juga mengarahkan serangan lebih lanjut.

"Ini sama sekali tidak dapat diterima, dan Pemerintah Australia mengambil tindakan tegas dan keras sebagai tanggapan. Beberapa waktu lalu, kami memberi tahu Duta Besar Iran untuk Australia bahwa dia akan diusir. Kami telah menangguhkan operasi di kedutaan kami di Teheran," paparnya.

Pemerintah juga menyarankan semua warga Australia untuk meninggalkan Iran jika mereka dapat melakukannya dengan aman.

"Ini adalah tindakan agresi yang luar biasa dan berbahaya yang diatur oleh negara asing di tanah Australia," kata Albanese.

"Mereka telah berusaha untuk menyakiti dan meneror warga Yahudi Australia serta menebar kebencian dan perpecahan di komunitas kami," imbuh dia.

Menteri Luar Negeri Penny Wong mengatakan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak dapat diterima.

“Mereka telah mencoba memecah belah komunitas Australia, dan mereka melakukannya dengan tindakan agresi yang tidak hanya bertujuan untuk menakuti warga Australia, tetapi juga membahayakan nyawa warga Australia,” kata Wong.

Menurutnya, tidak diragukan lagi bahwa tindakan agresi yang luar biasa dan berbahaya yang diatur oleh negara asing di tanah Australia ini telah melewati batas.

“Dan itulah sebabnya kami telah menyatakan duta besar Iran untuk Australia sebagai persona non-grata, serta tiga pejabat Iran lainnya dan mereka akan memiliki waktu tujuh hari untuk meninggalkan negara ini," katanya.

“Ini adalah pertama kalinya dalam periode pascaperang Australia mengusir seorang duta besar. Tindakan Iran sama sekali tidak dapat diterima.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved