Apa Itu Ketuk Ganda? Strategi Serangan Brutal Israel ke RS Nasser Tewaskan Lebih dari 50 Orang

Selasa, 26 Agustus 2025 - 03:30 WIB
loading...
Apa Itu Ketuk Ganda?...
Israel menerapkan strategi ketuk ganda dalam menyerang RS Nasser. Foto/X/@DrTedros
A A A
GAZA - Sekjen WHO, Tedros Ghebreyesus, mengatakan serangan Israel di Kompleks Medis Nasser menghantam gedung utama fasilitas tersebut, tempat unit gawat darurat, bangsal rawat inap, dan unit bedah berada.

Selain menewaskan sedikitnya 20 orang, serangan tersebut melukai lebih dari 50 orang, termasuk "pasien kritis yang sudah menerima perawatan", kata Ghebreyesus.

"Sementara orang-orang di Gaza kelaparan, akses mereka yang sudah terbatas terhadap layanan kesehatan semakin terhambat oleh serangan berulang kali," tulisnya dalam sebuah unggahan di X, dilansir Al Jazeera.

"Kami tidak bisa cukup lantang mengatakannya: HENTIKAN serangan terhadap layanan kesehatan. Gencatan senjata sekarang!"

Apa Itu Ketuk Ganda? Strategi Serangan Brutal Israel ke RS Nasser Tewaskan Lebih dari 50 Orang

1. Menarget Tim Penyelamat dan Jurnalis

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menggambarkan pengeboman Rumah Sakit Nasser di Khan Younis oleh Israel sebagai serangan "ketuk ganda", di mana serangan pertama diikuti oleh serangan kedua terhadap tim penyelamat, petugas medis, dan jurnalis yang merespons di lokasi kejadian.

Para pejabat rumah sakit mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan pertama mengenai wartawan yang ditempatkan di atap rumah sakit. Beberapa menit kemudian, ledakan kedua mengguncang rumah sakit. Setidaknya 20 orang tewas.

Kelompok hak asasi manusia Al-Haq mengatakan serangan ini, yang menargetkan "wartawan, pertahanan sipil, dan institusi layanan kesehatan yang dilindungi" merupakan "tindakan genosida yang nyata".

Baca Juga: NATO Kirim Bantuan Militer Senilai Rp811 Triliun untuk Ukraina

2. Jadi Strategi Brutal Israel yang Terjadi Berulang Kali

Namun, pengeboman ini hanyalah yang terbaru dalam pola serangan ketuk ganda yang terdokumentasi di Gaza, dengan para pemantau hak asasi manusia melaporkan praktik tersebut selama lebih dari satu dekade.

Investigasi tahun 2014 menemukan bukti "beberapa serangan berturut-turut di satu lokasi" yang menyebabkan banyak korban sipil Palestina dan menewaskan para penyelamat.

Pada Juli 2024, investigasi New York Times menemukan bahwa setelah serangan awal, pasukan Israel melancarkan serangan lain, menghantam kendaraan milik petugas tanggap darurat.

Baru-baru ini, +972mag melaporkan bahwa serangan dua kali telah menjadi hal yang umum terhadap sekolah-sekolah yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di Gaza, termasuk serangan di Jabalia di mana penduduk mengatakan serangan kedua terjadi ketika orang-orang berusaha menyelamatkan anak-anak yang terbakar.

Para ahli hukum sebelumnya mengatakan serangan dua kali melanggar Pasal 3 Konvensi Jenewa 1949, yang melindungi warga sipil dan korban luka, dan dapat merupakan kejahatan perang. Al-Haq mengatakan serangan terhadap Rumah Sakit Nasser mencerminkan "gelombang eskalasi tindakan genosida yang semakin memburuk".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved