Putin Ungkap Keunggulan Militer Rusia di Arktik

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 06:15 WIB
loading...
Putin Ungkap Keunggulan...
Kapal selam nuklir Rusia Knyaz Pozharsky di lepas pantai wilayah Murmansk, 1 Agustus 2025. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia/Sputnik
A A A
MOSKOW - Kapal selam nuklir Rusia mampu berlayar tanpa terdeteksi di bawah es Arktik. Pernyataan itu diungkap Presiden Vladimir Putin pada hari Jumat (22/8/2025).

Berbicara dalam pertemuan dengan para pekerja sektor nuklir di Sarov, sebelah timur Moskow, Putin menekankan kawasan Arktik sangat penting bagi pertahanan Rusia.

"Kapal selam nuklir strategis kami menyelam di bawah es Arktik, menghilang dari radar. Inilah keunggulan militer kami," ujarnya.

Ia menambahkan penelitian Arktik juga "sangat penting" karena rute pelayaran menjadi lebih mudah diakses akibat mencairnya es.

"Ini adalah keunggulan kompetitif kami karena banyak negara tertarik untuk menggunakan rute tersebut," ujar Putin.

Banyak negara, termasuk Rusia dan AS, telah menyoroti pentingnya Arktik bagi keamanan dan perdagangan global dalam beberapa tahun terakhir.

Rusia saat ini merupakan satu-satunya negara yang mengoperasikan armada kapal pemecah es bertenaga nuklir.

Sejak tahun 2000-an, Rusia telah membangun delapan kapal selam nuklir kelas Borei, dengan kapal terbarunya, Knyaz Pozharsky, diluncurkan tahun lalu. Dua kapal selam lagi sedang dibangun.

Bulan lalu, Putin mengatakan kapal selam tersebut dilengkapi dengan rudal balistik Bulava, yang memiliki jangkauan hingga 8.000 km (4.970 mil).

Baca juga: Lavrov: Zelensky Tolak Semua Proposal Trump untuk Penyelesaian Perang Rusia-Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved