Jet Tempur F/A-18D Hornet Malaysia Jatuh dan Terbakar di Kuantan, Videonya Viral
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 07:57 WIB
loading...
Momen jet tempur F/A-18D Hornet Angkatan Udara Kerajaan Malaysia jatuh dan terbakar saat lepas landas di Pangkalan Udara Kuantan. Foto/Free Malaysia Today
A
A
A
KUANTAN - Sebuah jet tempur F/A-18D Hornet Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) jatuh saat lepas landas di Bandara Sultan Haji Ahmad Shah di Kuantan, Pahang, pada Kamis malam. Jet tempur itu kemudian terbakar dan video momen tersebut telah viral di media sosial.
RMAF menyatakan insiden itu terjadi pukul 21.05 di landasan pacu bandara. Dua pilot selamat setelah bergegas keluar dari pesawat tersebut. Sistem persenjataan juga berhasil dikeluarkan dari pesawat.
“RMAF sedang mengambil tindakan segera dan akan memberikan informasi terbaru terkait situasi ini seiring perkembangan yang ada,” kata RMAF dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Bandara Sultan Haji Ahmad Shah juga menjadi tempat Pangkalan Udara Kuantan.
Kepala Polisi Pahang, Yahaya Othman, mengonfirmasi bahwa kedua pilot telah dibawa ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan untuk pemeriksaan.
Mengutip laporan Bernama, Jumat (22/8/2025), RMAF memiliki delapan F/A-18D Hornet bermesin ganda, yang diterima pada tahun 1997.
Sementara itu, saksi mata; Khairul Azli Syahmie Abdul Aziz (26) mengaku mendengar ledakan sangat keras saat jet tempur tersebut jatuh.
"Awalnya, saya tidak menyangka suara itu berasal dari pesawat yang meledak saat bersiap lepas landas," katanya.
"Kawasan tempat tinggal saya paling dekat dengan Bandara Sultan Ahmad Shah, dan kami terbiasa mendengar suara ledakan," ujarnya.
"Namun, ledakan saat insiden ini jauh lebih keras daripada yang biasa kita dengar," imbuh dia.
Menurutnya, karena suara ledakan ini begitu dahsyat, banyak warga berhamburan ke pangkalan udara untuk mencari tahu apa yang terjadi.
"Tak lama setelah kejadian, video jet tempur yang jatuh saat lepas landas menjadi viral di media sosial," ujarnya.
RMAF menyatakan insiden itu terjadi pukul 21.05 di landasan pacu bandara. Dua pilot selamat setelah bergegas keluar dari pesawat tersebut. Sistem persenjataan juga berhasil dikeluarkan dari pesawat.
“RMAF sedang mengambil tindakan segera dan akan memberikan informasi terbaru terkait situasi ini seiring perkembangan yang ada,” kata RMAF dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Bandara Sultan Haji Ahmad Shah juga menjadi tempat Pangkalan Udara Kuantan.
Kepala Polisi Pahang, Yahaya Othman, mengonfirmasi bahwa kedua pilot telah dibawa ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan untuk pemeriksaan.
Mengutip laporan Bernama, Jumat (22/8/2025), RMAF memiliki delapan F/A-18D Hornet bermesin ganda, yang diterima pada tahun 1997.
Sementara itu, saksi mata; Khairul Azli Syahmie Abdul Aziz (26) mengaku mendengar ledakan sangat keras saat jet tempur tersebut jatuh.
"Awalnya, saya tidak menyangka suara itu berasal dari pesawat yang meledak saat bersiap lepas landas," katanya.
"Kawasan tempat tinggal saya paling dekat dengan Bandara Sultan Ahmad Shah, dan kami terbiasa mendengar suara ledakan," ujarnya.
"Namun, ledakan saat insiden ini jauh lebih keras daripada yang biasa kita dengar," imbuh dia.
Menurutnya, karena suara ledakan ini begitu dahsyat, banyak warga berhamburan ke pangkalan udara untuk mencari tahu apa yang terjadi.
"Tak lama setelah kejadian, video jet tempur yang jatuh saat lepas landas menjadi viral di media sosial," ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :