Mengejutkan! Eks Bos Intelijen Militer Zionis Sebut Hamas Baik untuk Israel, Ini Maksudnya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:36 WIB
loading...
A A A
"Hamas adalah organisasi yang dapat Anda lawan dengan bebas, tidak memiliki justifikasi internasional, tidak memiliki legitimasi, Anda dapat melawannya dengan pedang," paparnya, yang dilansir Middle East Eye.

Haliva mengundurkan diri sebagai kepala intelijen militer Israel tahun lalu karena gagal mencegah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Lebih lanjut, Haliva mengatakan bahwa Palestina perlu menghadapi Nakba "sesekali" dan bahwa jumlah korban tewas yang terus meningkat di Gaza memang "diperlukan".

"Fakta bahwa sudah ada 50.000 korban tewas di Gaza diperlukan dan dibutuhkan untuk generasi mendatang," katanya.

Channel 12 tidak mencantumkan tanggal rekaman tersebut, tetapi jumlah korban tewas akibat genosida Israel di daerah kantong Palestina tersebut mencapai 50.000 pada bulan Maret. Kini, jumlah tersebut telah melampaui 61.890, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Berbicara tentang serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada tahun 2023, Haliva mengatakan: "Untuk setiap satu (korban) pada 7 Oktober, 50 warga Palestina harus mati."

"Tidak ada pilihan, mereka perlu melakukan Nakba sesekali untuk merasakan konsekuensinya," katanya, merujuk pada pembersihan etnis Palestina oleh milisi Zionis untuk membuka jalan bagi pembentukan Negara Israel pada tahun 1948.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Berita Terkini
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved