Mengejutkan! Eks Bos Intelijen Militer Zionis Sebut Hamas Baik untuk Israel, Ini Maksudnya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:36 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak mengatakan ini untuk balas dendam, tetapi sebagai pesan untuk generasi mendatang," imbuh dia, menyebut Gaza sebagai "lingkungan yang terganggu".

Tidak jelas berapa banyak warga Israel yang dibunuh oleh milisi perlawanan Palestina yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober, tetapi menurut militer Israel, setidaknya 1.195 orang tewas pada hari itu.

Menurut Haaretz, surat kabar Israel, pada hari itu, militer Israel secara luas menerapkan protokol Hannibal, yang mewajibkan militer untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk mencegah penangkapan tentara Israel, bahkan jika itu melibatkan pembunuhan warga sipil Israel.

Hamas dan Israel mencapai gencatan senjata singkat tiga tahap pada bulan Januari, tetapi kesepakatan itu gagal pada bulan Maret setelah Israel mengambil kembali beberapa tawanannya dan melanjutkan pengeboman Gaza, meninggalkan kesepakatan tersebut sebelum perundingan dengan Hamas mengenai penghentian perang secara permanen dapat dimulai.

Sejak itu, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberikan dukungan penuh kepada Israel untuk berperang di wilayah kantong tersebut.

Israel telah tanpa henti mengebom Jalur Gaza yang terkepung sejak serangan 7 Oktober 2023 di Israel selatan, menggusur seluruh penduduknya yang berjumlah 2,3 juta orang beberapa kali, dan telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved